Startup Telkom Listing di Bursa Australia

NERACA

Jakarta - Dukung pengembangan bisnis di starup, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil membawa perusahaan startup portfolio Telkom, yakni listing Whispir listing atau pencatatan saham perdananya (IPO) di Australian Securities Exchange (ASX) dengan kode WSP. Asal tahu saja, anak usaha Telkom yakni MDI Ventures memiliki investasi di Whispir dan Whispir sendiri merupakan startup asal Australia yang berkecimpung dalam pengembangan platform teknologi automasi dan cloud yang memudahkan layanan bisnis dalam berkomunikasi dengan stakeholder di lingkungan kerja.

Achmad Sugiarto, Direktur Strategic Portfolio Telkom dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, IPO Whispir menunjukkan bahwa langkah Telkom dalam melakukan investasi bisnis digital melalui corporate venture capital MDI Ventures sudah sejalan dengan strategi perusahaan saat ini. Hal ini dapat memberikan beragam valuasi dan sinergi bagi TelkomGroup. “Ke depannya diharapkan MDI Ventures akan melakukan investasi lain yang memberikan value yang lebih besar bagi Telkom dan ekosistem BUMN,”ujarnya.

Ketertarikan MDI Ventures untuk melakukan invetasi ke startup tersebut dilatarbelakangi pemanfaatan teknologi automasi dan digitasi prosedur yang dilakukan Whispir. Investasi ini bertujuan untuk mendukung pengembangan bisnis digital Telkom ke depan dan Whispir sendiri juga sudah bersinergi dengan anak usaha Telkom lainnya, Telkomtelstra.

MDI Ventures saat ini merupakan corporate venture capital teraktif di Indonesia dengan track record exit yang baik, dan dibentuk Telkom untuk mengembangkan bisnis digital. Hingga saat ini MDI Ventures telah berinvestasi di sebanyak 33 perusahaan yang tersebar di 10 negara. Dalam berinvestasi, ada beberapa kriteria startup yang dijadikan acuan MDI Ventures, diantaranya mempunyai future value yang tinggi dan nilai sinergi yang positif untuk pengembangan produk TelkomGroup.

Asal tahu saja, Whispir menjadi startup kedua yang diinvestasikan Telkom dan berhasil melakukan IPO. Whispir di samping bisnis cloud, startup yang berkantor pusat di Melbourne ini juga menerapkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligent), perangkat IoT, dan analisis data dalam pengembangan produknya.

BERITA TERKAIT

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri NERACA Jakarta - Ditujukan ke Asia Tenggara, yang mana minat…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - Telkom Kepincut Pembelian Menara Indosat

NERACA Jakarta – Semester kedua tahun ini menjadi tahun ekspansi bisnis PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. (TLKM). Pasalnya, emiten operator telekomunikasi…

Startup Didorong Usung Ide Bisnis Lebih Beragam

NERACA Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendorong para usaha rintisan atau startup mampu mengusung ide bisnis lebih beragam sebagai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Debat Calon Ketum HIPMI - Para Peserta Unjuk Kepiawan Memimpin

Menjelang munas Himpunan pengusaha muda Indonesia (HIPMI) ke XVI tanggal 16 September 2019 mendatang, 4 Calon Ketua Umum (Caketum) HIPMI,…

Lepas 414 Juta Saham Ke Publik - Telefast Indonesia Bidik Dana IPO Rp 80 Miliar

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS) bakal membawa anak usahanya PT…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - APLN Berharap Suntikan Pemegang Saham

NERACA Jakarta – Dalam rangka menyehatkan kinerja keuangan dan termasuk memangkas beban utang, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terus…