Pelaku Usaha Optimistis Bisnis Properti Tumbuh Positif di Manado

Pelaku Usaha Optimistis Bisnis Properti Tumbuh Positif di Manado

NERACA

Manado - Pengembang properti Grand Kawanua Internasional City (GKIC) sangat optimis bisnis properti akan terus tumbuh positif di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

"Hal tersebut tercermin kepada minat konsumen di Sulut membeli properti di GKIC cukup tinggi," kata Senior Sales and Marketing Manager GKIC Andy Purwanto di Manado, Rabu (12/6).

Andy Purwanto mengatakan bahwa pihaknya melihat animo konsumen untuk memiliki properti akan terus tumbuh, hal ini dibuktikan dengan jumlah penjualan di periode April 2019 yang melonjak."Pada bulan April 2019, jumlah penjualan rumah kami naik drastis sampai 20 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun 2018,” ujar Purwanto.

Padahal, kata dia, pada periode itu banyak pelaku properti yang pesimistis karena berbarengan dengan masa pesta demokrasi. Purwanto mengatakan, salah satu kunci dari banyak konsumen melirik properti di GIKC, dikarenakan kawasan ini tidak semata menawarkan tempat tinggal, tetapi menawarkan konsep dan gaya hidup bagi konsumen.

“Membaiknya penjualan, karena kami terus melakukan inovasi dengan menjawab kebutuhan konsumen dengan menawarkan berbagai program menarik pada konsumen,” jelas dia.

Apalagi, kata dia, pihaknya menawarkan program yang cukup menggiurkan. Yakni konsumen yang bertransaksi di GKIC akan mendapatkan cash back 100 persen. Program ini merupakan salah satu program unggulan dari GKIC untuk memberikan keuntungan lebih pada konsumen."Jadi kalau beli rumah, ruko dan kavling di tempat kami sudah pasti dapat cash back 100 persen, dan cash back ini akan kembali dalam bentuk investasi,” ujar dia.

Menariknya, ujar dia, untuk mendapatkan cash back 100 persen tidak akan diundi. Artinya setiap konsumen yang melakukan transaksi baik pembelian kalau beli rumah, ruko dan kavling, sudah pasti akan mendapatkannya.

Karena itu, hingga akhir tahun nanti, Purwanto memprediksi kemajuan penjualan properti di GKIC baik hunian dan ruko akan menanjak. Hal ini dikarenakan, pasar Manado masih sangat subur untuk pengembangan bisnis properti.

“Pasar Manado masih sangat baik, saya yakin ada penjualan kenaikan yang konsisten, karena itu kita optimis target bisa tercapai,” jelas dia. Mohar/Ant

BERITA TERKAIT

Alfamart Gelar Pelatihan Bisnis Masyarakat di Museum Geopark

Alfamart Gelar Pelatihan Bisnis Masyarakat di Museum Geopark   NERACA Sukabumi - PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) menggelar pelatihan dan pendampingan…

Kisel-Koperasi Astra-Forkom KBI Kerjasama Bisnis Aplikasi Digital

Kisel-Koperasi Astra-Forkom KBI Kerjasama Bisnis Aplikasi Digital NERACA Purwokerto - Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel), Koperasi Astra Internasional dan Forum Koperasi…

UU Pertanahan Jangan Jadi Penghambat Iklim Usaha dan Investasi - Ketua Umum KADIN

UU Pertanahan Jangan Jadi Penghambat Iklim Usaha dan Investasi Ketua Umum KADIN NERACA Jakarta - Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pertanahan…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Kebijakan Relaksasi Pajak Bisa Lesatkan Apartemen Kelas Atas dan Mewah

Kebijakan Relaksasi Pajak Bisa Lesatkan Apartemen Kelas Atas dan Mewah NERACA Jakarta - Kebijakan relaksasi pajak yang baru dikeluarkan oleh…

Investasi Properti Diperkirakan Terdampak Perang Dagang AS-China

Investasi Properti Diperkirakan Terdampak Perang Dagang AS-China   NERACA Jakarta - Investasi sektor properti diperkirakan bakal terdampak perang dagang antara Amerika…

Properti di Indonesia Bakal Meningkat Pascapemilu

Properti di Indonesia Bakal Meningkat Pascapemilu NERACA Jakarta - CEO Crown Group (pengembang properti di Australia) Iwan Sunito mengatakan bisnis…