Transaksi GPI Ditargetkan Meningkat Hingga 20%

NERACA

Jakarta - Industri Pernikahan merupakan salah satu industri kreatif yang berkembang sangat pesat di tanah air. Perkembangan ide, teknologi dan inovasi menuntut para pelaku usaha untuk terus berkreasi menampilkan dan menawarkan yang terbaik kepada calon pengantin. Oleh karena itulah diperlukan suatu wadah yang tepat untuk bisa mempertemukan para vendor pernikahan mulai dari kartu undangan, dekorasi, bridal hingga entertainment dan bulan madu dengan calon pengantin.

Untuk memudahkan para calon pengantin untuk menemukan segala jenis kebutuhan pernikahan, maka Gebyar Pernikahan Indonesia (GPI) akan digelar selama 3 hari dari 28-30 Juni 2019 di Balai Kartini, Jakarta. Menurut Managing Director Parakrama Organizer, Tommy Yoewono mengatakan dengan jumlah penduduk yang berusia siap menikah maka itu menjadi tren positif perekonomian untuk mendoronh industri pernikahan di Indonesia.

"Animo calon pengantin untuk menemukan segala kebutuhan pernikahan mereka melalui pameran dari tahun ke tahun terus meningkat, hal ini terbukti pada setiap penyelenggaraan Gebyar Pernikahan Indonesia (GPI) selalu dipenuhi pengunjung," kata Tommy di Jakarta, Rabu (19/8).

Tahun ini, pihak penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung meningkat antara 10-15 persen. Disamping itu juga, transaksi juga meningkat hingga 20 persen. "Nilai transaksi yang kami catat yaitu berdasarkan kupon yang ditukarkan kepada kami, namun ada juga pengunjung yang tidak menukarkan kuponnya. Transaksi GPI tahun lalu mencapai Rp75 miliar sedangkan ditahun ini kami targetkan meningkat hingga 20 persen," katanya.

“Kami yakin dapat memenuhi target tersebut karena banyak penawaran menarik selama pameran berlangsung dan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh partner kami dalam mewujudkan pesta pernikahan impian, hal ini tentunya akan menarik perhatian para calon pengantin untuk datang dan berkunjung ke GPI. Selain itu kami juga menyediakan beragam hadiah menarik untuk para pengunjung yang bertransaksi di acara kami mulai dari jas pengantin, voucher hotel, voucher untuk pembelian wedding ring, paket bulan madu hingga grand prize I unit mobil Honda All New Brio," tambah Tommy.

Disampaikan oleh Heni Regar, Business Development Manager V & CO Jewellery, salah satu hal penting yang harus dipersiapkan oleh calon pengantin adalah cincin pernikahan. Karena benda ini merupakan salah satu simbol cinta dari pasangan calon pengantin. "Model yang elegan dengan harga yang terjangkau menjadi pilihan utama dari para pasangan yang akan menikah, oleh karena itu di acara GPI edisi Ke- 11, kami akan menampilkan beragam koleksi terbaik dari V & CO Jewellery dengan harga yang terjangkau mulai dari 5 jutaan, kami juga akan memberikan discount hingga 30 persen," katanya.

BERITA TERKAIT

Adhi Commputer Properti (ACP) Kenalkan 3 Proyek

    NERACA   Jakarta - PT Adhi Commuter Properti (ACP) sebagai terus mengembangkan kawasan yang berkonsep Transit Oriented Development…

Pengusaha Dukung Pemerintah Jembatani Gap Harga EBT

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM, F.X Sutijastoto…

Persiapan MotoGP di Mandalika, ITDC Bentuk MGPA

    NERACA   Jakarta - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Badan Usaha Milik…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Serap Rp23 Triliun dari Lelang SUN

      NERACA   Jakarta - Pemerintah menyerap dana Rp23 triliun dari lelang tujuh seri Surat Utang Negara (SUN)…

MRT Kembangkan Pembayaran Tiket Lewat QR Code

    NERACA   Jakarta - PT Mass Rapid Transit Jakarta mengembangkan sistem pembayaran tiket baru dengan menggunakan QR Code…

Motor Penyumbang Polusi Terbesar di Jakarta

    NERACA   Jakarta - Direktur Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin mengatakan bahwa sepeda motor masih menjadi…