Pelaksanaan PNPM Mandiri Jangan Diselewengkan

NERACA

Jakarta –Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri harus benar-benar mencapai sasaran yang tepat. Oleh karena itu program pengentasan kemiskinan ini mesti dikontrol secara ketat. "Prestasi PNPM ini jangan ada diperbolehkan penyelewengan kecil," kata Wakil Presiden Boediono di Jakarta,27/3

Lebih jauh Guru Besar FE UGM ini menyebutkan ada dua hal yang menjadi kunci kesuksesan PNPM Mandiri yaitu dua hal yaitu parsitipasi aktif masyarakayt dan sistem transparan dan akuntabel. "Saya kira ini adalah hal yang perlu dipelihara dan tentu akan menjadi kunci kewajiban dan kesuksesaan," tambahnya

Boediono berharap agar PNPM mandiri ini bisa terus berlanjut sampai akhir pemerintahan dan berharap pemerintah yang akan datang dapat melanjutkan program. "Ini hanya salah satu program untuk mengatasi kemiskinan tapi sangat berhasil karena desain sangat unik sekali," tambahnya

Diakui Boediono, pelaksaan PNPM mandiri dan perkotaan telah mengalami kemajuan dari tahun ke tahun. PNPM Mandiri ini, lanjut Boediono, dapat terlaksana dengan baik karena adanya partisipasi dan transparansi. "Partisipasi masyarakat yang aktif ini yang tercermin dari berbagai kegiatan. Pertama, kegiatan itu dilakukan secara swakelola, diawasi masyarat dan dilaksanakan masyarakat. suatu perwujudan dari partisipasi yang nyata. Proses untuk memilih proyek yang mana, bentuknya apa. sebenarnya disitulah unsur demokrasinya," ungkapnya

Menurut Boediono, PNPM Mandiri telah menumbuhkan kepercayaan diri di masyarakat karena masyarakat berani mengambil peran, berani menyampaikan pendapat, dan berani mengatasi. "Peran perempuan juga sangat penting, PNPM ternyata mendorong perempuan secara signifikan," terangnta

Yang jelas, kata mantan Gubernur Bank Indonesia ini, memiliki dampak yang luar biasa. Karena menimbulkan multiplayer effect. “"PNPM mandiri ini program yang memiliki multi aspek. sekali kita lakukan, bisa berlipat-lipat manfaatnya," paparnya

Secara umum, Boediono menilai PNPM mandiri ini bisa menggerakan ekonomi rumah tangga dari kelompok-kelompok masyarakat. Ke depan, Boediono mengharapkan PNPM mandiri harus digulirkan dari simpan pinjam jadi nasabah bank. "Digulirkan financial inclusion. memasukkan dalam sistem keuangna semua kelompok yang belum masuk. ini tema besar yang tidak hanya di indonesia. itu tema G20," tandasnya

Dijelaskan Boediono, Inti dari PNPM Mandiri ini adalah program daerah karena yang mengetahui pelaksanaannya adalah Pemda setempat. "Saat ini diambil pusat. tapi ke depan nanti akan diambil daerah," imbuhnya. **cahyo

Related posts