Atasi Kesemrawutan Lalu Lintas, Dishub Sukabumi Siapkan Kantung Parkir

Atasi Kesemrawutan Lalu Lintas, Dishub Sukabumi Siapkan Kantung Parkir

NERACA

Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi akan menyiapkan kantung-kantung parkir untuk mengatasi kesemrawutan lalu lintas di pusat kota. Terutama di tiga jalan yang dianggap padat. Seperti, Jalan A. Yani, Harunkabir, dan Jalan Ciwangi.

Inovasi tersebut, tentunya sebagai salah satu upaya Dishub untuk mengatasi berbagai permasalahan di tiga lokasi tersebut. Selain itu juga, akan melakukan pengembangan city hub (interkoneksi) serta pembangunan sky walk."Kita usahakan usulan tersebut bisa terwujud kedepanya," ujar Kadishub Kota Sukabumi Abdul Rachman, kemarin.

Abdul mengungkapkan, kebutuhan kantung parkir saat ini tinggi, sebab di tiga ruas jalan tersebut hampir menjadi obyek kemacetan. sebab kata Abdul, adanya sebagian ruang jalan digunakan untuk lahan parkir dan PKL."Makanya kami akan membuat kantung-kantung parkir dengan sistem knockdown atau berlantai banyak. Calon lokasinya di sekitar Citimall yang terakses langsung ke Jalan Ahmad Yani. Dan dalam waktu deket ini Dishub akan membahas secara teknis pembangunan lahan parkir tersebut dengan pengelola Citimall, sebab pengelola perbelanjaan tersebut harus segera membangun lahan parkir seperti di Yogya Dept Store yang menggunakan sistem knokdown,” ucap Abdul.

Kemudian mengenai pembangunan city hub kata Abdul, untuk menyebar pusat keramaian dan pusat kegiatan ke kawasan selatan. Dengan terbangunnya city hub, pusat kegiatan dan keramaian tidak terfokus pada satu titik di tengah kota. Selama ini Jalan Ciwangi, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Harun Kabir terlalu berat bebannya sebagai pusat keramaian.

Untuk lokasi city hub, Abdul mengusulkan Jalan Lingkar Selatan, tepatnya tidak terlalu jauh dari Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi. Dalam mengerjakan proyek ini, jelas dia, Pemkot Sukabumi akan bekerja sama dengan pemerintah pusat."City hub dibangun di atas lahan seluas 3,5 hektare untuk menampung bangunan-bangunan mall, bioskop, hotel, dan pusat kuliner,” jelas Abdul.

Sedangkan proyek tentang skywalk tambah Abdul, dimana akan ada jalan penghubung dari mal to mal. Pihaknya juga akan melakukan kajian pembangunan jalan penghubung mal di Pasar Pelita, Citimall, dan Yogya Dept Store."Tentunya pembangunan sky walk ini bisa dibiayai oleh dana APBD Kota, APBD Provins dan APBN. Namun bisa juga oleh investor," pungkas Abdul. Arya

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa - Percepat Perencanaan

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa Percepat Perencanaan NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus menggengjot…

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November   NERACA Tangerang - Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni oleh Dinas…

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR NERACA Jakarta - Marketplace kondang Bukalapak berharap bisa menjadi mitra pemerintah dalam menyalurkan Kredit Usaha…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA - Dukung Peningkatan IKM

Kemenperin Gelar Workshop Digital Marketing IKM LMEA Dukung Peningkatan IKM NERACA Sukabumi – Guna mendukung pemasaran produk Industri Kecil Menengah…

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran

76 Desa di Sumatera Selatan Ajukan Pemekaran   NERACA Palembang - Sebanyak 76 desa di Sumatera Selatan mengajukan pemekaran ke Gubernur…

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik

Pemulung dan Industri Daur Ulang Terancam Kebijakan Larangan Plastik NERACA Jakarta – Sebanyak 100 persen sampah plastik bisa didaur ulang…