Perbankan "Anak Tirikan” UMKM Daerah

NERACA

Bantaeng--- Kalangan perbankan saat ini dinilai masih menganaktirikan pengusaha daerah. Padahal potensi UMKM di daerah juga bagus dan memberikan kontribusi yang cukup tinggi. "Kami juga ingin maju seperti pengusaha lainnya, hanya saja Perbankan masih enggan melirik kami," kata Ketua Kadin Bantaeng, Baitur Ridwan di Bantaeng,

Menurut Ridwan, Perbankan seharusnya juga memberi kesempatan kepada pengusaha daerah agar pengusaha setempat juga bisa menjadi tuan rumah di daerahnya. "Selama ini terjadi fenomena yang sangat ironis sebab pekerjaan di daerah juga dikerjakan pengusaha dari kota. Kalau kita di Sulsel, ya pengusaha dari Makassar saja yang merajalela, sementara kami hanya menjadi penonton," tambahnya

Dikatakan Ridwan, kendala UMKM di daerah pada kemampuan modal. “Kami juga ingin membeli peralatan, namun bila harganya sudah mencapai Rp1 miliar, Perbankan sudah sulit memberi bantuan,” terangnya.

Seharusnya, tambah Baitur Ridwan, Perbankan melihat kapasitas pengusaha yang bersangkutan, bagaimana pengalaman dan rekam jejaknya (track record) nya agar pengusaha daerah juga bisa berkembang menjadi pengusaha menengah. "Saya pernah mencoba mengajukan permohonan untuk pembelian alat batu (stone cruiser) mengingat potensi batu di kabupaten berjarak 120 kilometer arah selatan Kota Makassar ini, namun Perbankan terkesan setengah hati membantu," tuturnya

Ridwan mengatakan, dengan tuntutan perkembangan pembangunan yang terjadi dalam tiga tahun terakhir di kabupaten berjuluk Butta Toa ini, pengusaha lokal seharusnya mengambil peran penting. Namun, tanpa dukungan Perbankan, peran itu sangat sulit karena pengusaha daerah masih terkendala modal dan peralatan, padahal potensi lahan kita sangat memungkinkan.

Berdasarkan catatan Kadin Bantaeng, hingga kini masih sangat kurang pengusaha yang memperoleh kredit di atas Rp1 miliar, padahal tuntutan pembangunan semakin besar. Akibatnya, pengusaha dari luarlah yang masuk. Kami tidak bisa bersaing karena mereka memiliki alat yang lengkap dan dana awal yang besar. **cahyo

Related posts