MNC Vision Network Incar IPO Rp 856 Miliar - Tawarkan Harga Rp 231-243 Persaham

NERACA

Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT MNC Vision Networks bakal melakukan penawaran umum perdana atauinitial public offering(IPO) saham pada 8 Juli 2019 mendatang. Pada aksi korporasi tersebut, anak usaha dari PT Global Mediacom Tbk (BMTR) menawarkan saham IPO berkisar antara Rp 231-Rp 243 per saham dengan target perolehan dana sekitar Rp 814-Rp856 miliar.

Direktur Utama PT MNC Vision Networks, Ade Tjandra mengatakan, dana dana hasil penawaran umum akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Lalu untuk pengembangan jaringan fixed broadband/IPTV serta pengembangan layanan konten digital diantaranya melalui produksi konten original yang menarik. "Perseroan juga akan menyasar segmen pasar menengah ke bawah yang menginginkan lebih banyak pilihan channel TV FTA dengan kualitas yang lebih baik (channel FTA lokal dan channel FTA internasional) melalui produk jual perangkat di depan dan juga segmen pasar menengah kebawah TV berlangganan pra-bayar," ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan telah menunjuk PT MNC Sekuritas (Afiliasi) sebagai penjamin pelaksana emisi saham. Disampaikannya, saat ini penetrasi pasar TV berlangganan di Indonesia baru sebesar 13% dibandingkan dengan negara di Asia yang mencapai 71%. Dimana prospek bisnis MVN juga didorong oleh program pemerintah melalui digitalisasi industri 4.0, dimana penetrasi fixed broadband berpotensi meningkat mencapai 16% dengan jumlah pelanggan menjadi 11,3 juta pada tahun 2023.

Saat ini, MNC Vision merupakan pemimpin pasar dalam bisnis TV berbayar berbasis DTH dengan pangsa pasar 96% dan memiliki basis pelanggan sekitar 2,4 juta pada 31 Desember 2018. Dalam menggelar IPO, perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 3,522 miliar lembar saham setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Menurutnya Ade, penawaran umum ini merupakan langkah strategis perseroan dalam rangka memperkuat struktur permodalan di mana dana hasil penawaran umum akan digunakan untuk modal kerja.”Hasil dari penawaran ini juga akan dilakukan untuk pengembangan jaringanfixed broadband/IPTV serta pengembangan layanan konten digital diantaranya melalui produksi konten original yang menarik,”paparnya.

Sebagai informasi, perseroan juga akan menyasar segmen pasar menengah ke bawah yang menginginkan lebih banyak pilihan channel TV FTA dengan kualitas yang lebih baik (channel FTA lokal dan channel FTA internasional) melalui produk jual perangkat di depan dan juga segmen pasar menengah kebawah TV berlangganan pra-bayar. MVN melalui entitas anak memiliki rata-rata pengalaman lebih dari 20 tahun dalam industri media. Entitas Anak MVN yaitu PT MNC Sky Vision Tbk (MNC Vision), PT MNC Kabel Mediakom (MNC Play), PT MNC OTT Network (MNC Now), dan PT Nusantara Vision (NV)

BERITA TERKAIT

Gunung Raja Paksi Lanjutkan Rencana IPO

PT Kresna Sekuritas menyebutkan salah satu calon emiten yang ditanganinya dan bakal IPO dalam waktu dekat adalah PT Gunung Raja…

Investasikan Dana Rp 37,5 Miliar - Satyamitra Bangun Pabrik Baru di Jateng

NERACA Jakarta - Mengantongi dana hasil penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) Rp 124,5 miliar, PT Satyamitra…

Tawarkan Kupon 7,5% - BEI Dorong ASN Investasi Obligasi SBR 007

NERACA Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan investasi Obligasi Negara SBR 007 sekaligus…

BERITA LAINNYA DI BERITA FOTO

SMART BUSINESS TALK

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan keynote speech pada acara Smart Business Talk yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia di Jakarta,…

KELAS BERGERAK

Direktur PT Blue Bird Tbk Sigit Priawan Djokosoetono (tengah) bersama Presiden Direktur English First (EF) Lars Berg (kanan) dan Direktur…

INDUSTRI KAROSERI BUS

Pekerja merakit bus di Pabrik Karoseri CV Laksana, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019). Pabrik karoseri tersebut dalam setahun…