Toyota dan Subaru Kolaborasi Bikin Mobil Listrik Satu Model

Toyota Motor Corporation dan Subaru Corporation menjalin bekerja sama pengembangan mobil listrik baterai (battery electric vehicles/BEV) untuk kendaraan kelas menengah hingga besar, termasuk model sport utility vehicle (SUV) yang akan dijual dengan model yang sama, tapi dengan merek masing-masing perusahaan.

"Dengan memadukan masing-masing kekuatan, seperti teknologi all-wheel-drive yang dikembangkan Subaru selama bertahun-tahun dan teknologi elektrifikasi yang dikerjakan Toyota, kedua perusahaan ingin mengambil tantangan dalam menciptakan produk menarik dengan daya tarik yang hanya dapat ditawarkan oleh BEV," demikian keterangan resmi Toyota pada Jumat (7/6), dikutip laman resmi perusahaan, disalin dari Antara.

Sejak berkolaborasi pada 2005, Toyota dan Subaru telah memperdalam kerja sama di berbagai bidang, termasuk pengembangan, produksi, dan penjualan kendaraan. Contohnya, proyek Toyota 86 dan Subaru BRZ pada 2012 yang dikembangkan bersama-sama di atas platform teknologi kendaraan listrik plug-in hybrid (Hybrid electric vehicle/HEV) yang dijual di Amerika Serikat.

Pergeseran teknologi kendaraan ke era mobilitas listrik juga mendorong dua perusahaan Jepang itu bekerja sama di bidang powertrain, swakemudi, hingga mobil terkoneksi. Salah satu tantangan memasarkan mobil jenis BEV adalah penggunaan dan ketersediaan baterai berkapasitas besar. Baterai jenis itu dianggap mampu menjawab kebutuhan konsumen akan kendaraan listrik ramah lingkungan dengan daya jelajah yang tinggi.

Toyota menyatakan, sebagai langkah awal mempopulerkan BEV, mereka akan mempercepat produksi dengan menyatukan teknologi yang mewakili kekuatan kedua perusahaan. Toyota dan Subaru juga bersama-sama mengembangkan platform BEV, yang akan dipakai pada berbagai jenis kendaraan, termasuk sedan dan SUV.

Sementara itu, BMW pada Rabu (5/6) mengumumkan akan berkolaborasi dengan Jaguar Land Rover dalam pengembangan komponen motor listrik dan transmisi elektronik guna menekan biaya riset dan produksi mobil listrik.

"Bersama-sama, kami berkesempatan untuk melayani lebih efektif untuk kebutuhan pelanggan dengan mempersingkat waktu pengembangan serta membawa kendaraan berteknologi canggih ke pasar secara lebih cepat," ujar anggota dewan BMW, Klaus Froehlich, dilansir Reuters.

BMW dan Jaguar Land Rover mengatakan, jika rencana itu berjalan lancar maka terdapat beberapa bidang yang akan dihemat, meliputi pengembangan, perencanaan produksi, dan pembelian komponen, karena seluruhnya dikerjakan bersama-sama.

Kedua perusahaan juga akan memproduksi kereta penggerak listrik di fasilitas manufaktur mereka masing-masing, kata BMW. Direktur teknik Jaguar Land Rover, Nick Rogers, mengatakan bahwa kolaborasi tersebut sejalan dengan upaya pabrikan asal Inggris itu untuk menciptakan produk yang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Kami telah membuktikan bahwa kami dapat menciptakan mobil listrik yang dipandang dunia, tetapi kami juga perlu meningkatkan teknologi guna mendukung produk Jaguar Land Rover generasi berikutnya," ucap Rogers.

Sebelumnya, BMW grup dan Jaguar Land Rover yang dimiliki oleh grup Tata mengumumkan akan berkolaborasi dalam unit penggerak listrik generasi mendatang demi mendukung kemajuan teknologi elektrifikasi yang diperlukan untuk transisi ke masa depan ACES yang merupakan singkatan dari otonom, terhubung, listrik, dan saling berbagi.

Unit penggerak listrik masa depan yang akan dikembangkan oleh kedua pabrikan tersebut, nantinya akan didasarkan pada teknologi elektrifikasi dari BMW Group.

BERITA TERKAIT

Sony Subrata: Sebelum dan Setelah Pilpres, #JokowiTetapJokowi

Sony Subrata: Sebelum dan Setelah Pilpres, #JokowiTetapJokowi NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan rombongan menunaikan ibadah shalat Jumat…

Pekan Lingkungan dan Kehutanan Sasar Kelompok Milenial

Pekan Lingkungan dan Kehutanan Sasar Kelompok Milenial NERACA Jakarta - Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan ke-23 Tahun 2019 yang akan…

UU Pertanahan Jangan Jadi Penghambat Iklim Usaha dan Investasi - Ketua Umum KADIN

UU Pertanahan Jangan Jadi Penghambat Iklim Usaha dan Investasi Ketua Umum KADIN NERACA Jakarta - Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Pertanahan…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

GR Supra GT4 Diperuntukkan Bagi Pecinta Kendaraan Sport

Toyota Gazoo Racing telah menginformasikan bahwa mereka akan segera meluncurkan GR Supra GT4, sebuah mobil balap yang dikhususkan bagi pelanggan…

Carfix Resmikan Jaringan Bengkel ke-14 di Indonesia

Carfix membuka jaringan yang ke-14 di Indonesia dengan meresmikan outlet bengkel di Pondok Indah, Jakarta Selatan, guna menjawab tingginya kebutuhan…

Yamaha Vega Hadir Kembali, Tampilannya Lebih Sporty

Sejak peluncuran terakhir model sepeda motor bebek 110cc pada awal 2016, Yamaha Indonesia menghadirkan penyegaran produk Yamaha Vega dengan perubahan…