Mobil listrik Geely Bakal Gunakan Baterai dari LG

Produsen baterai Korea Selatan, LG Chem Ltd, mengumumkan telah meneken perjanjian dengan manufaktur otomotif China, Geely Automobile, guna membuat baterai kendaraan listrik yang kelak akan digunakan pada kendaraan Geely mulai 2022.

LG dan Geely membentuk perusahaan patungan yang memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 10 GWh (Giga Watt hour) pada akhir 2021, kata kedua perusahaan dalam pernyataan yang dilansir Reuters, disalin dari Antara.

Kedua perusahaan juga bakal menginvestasikan dana 94 juta dolar AS untuk bisnis elektrifikasi itu. Kendati baterai yang dibuat perusahaan Korea Selatan tidak mendapatkan subsidi dari pemerintah China, namun LG tetap optimistis untuk memperluas kapasitas produksinya di China.

LG berharap pemerintah China akan menghapus subsidi itu dalam beberapa tahun ke depan, sehingga posisi pabrikan asing dan lokal akan menjadi sejajar di pasar. "Melalui usaha patungan itu, LG Chem telah mengamankan struktur yang stabil untuk menyediakan baterai kendaraan listrik di pasar China," kata LG Chem dalam sebuah pernyataan.

LG juga menyatakan akan menyodorkan proposal kerja sama kepada sejumlah pabrikan mobil lain untuk memperluas cakupan pasar mereka.

Geely telah membuka pusat penelitian dan pengembangan mobil listrik di Jerman, yang akan digunakan untuk membangun kendaraan segmen mewah berteknologi masa depan. Hal itu dilakukan pabrikan yang berbasis di Hangzhou guna membangun citra merek mereka sebagai pabrikan yang mampu membuat mobil premium, serta menunjukkan bahwa Geely dapat menjaga kualitas produknya.

BERITA TERKAIT

NU Care Selamatkan TKI Eti dari Hukuman Mati di Saudi

Jakarta, Melalui program NU Peduli TKI, NU Care-LAZISNU selama tujuh bulan menghimpun dana untuk membantu pembebasan Eti, seorang TKI di…

Wakil Ketua MPR RI - Ideologi Pancasila Jaga Indonesia dari Perpecahan

Hidayat Nur Wahid Wakil Ketua MPR RI Ideologi Pancasila Jaga Indonesia dari Perpecahan  Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Hidayat…

Menteri LHK: Luas Lahan Kritis Mangrove Turun dari 1,82 Juta ha Menjadi 1,19 ha - OASE Kabinet Kerja Lejitkan Mangrove

Menteri LHK: Luas Lahan Kritis Mangrove Turun dari 1,82 Juta ha Menjadi 1,19 ha OASE Kabinet Kerja Lejitkan Mangrove NERACA…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

GR Supra GT4 Diperuntukkan Bagi Pecinta Kendaraan Sport

Toyota Gazoo Racing telah menginformasikan bahwa mereka akan segera meluncurkan GR Supra GT4, sebuah mobil balap yang dikhususkan bagi pelanggan…

Carfix Resmikan Jaringan Bengkel ke-14 di Indonesia

Carfix membuka jaringan yang ke-14 di Indonesia dengan meresmikan outlet bengkel di Pondok Indah, Jakarta Selatan, guna menjawab tingginya kebutuhan…

Yamaha Vega Hadir Kembali, Tampilannya Lebih Sporty

Sejak peluncuran terakhir model sepeda motor bebek 110cc pada awal 2016, Yamaha Indonesia menghadirkan penyegaran produk Yamaha Vega dengan perubahan…