Himpuni Jadi Mitra Strategis Pemerintah - Hadapi Revolusi Industri 4.0

NERACA

Jakarta – Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), Maryono yang resmi menjadi Kordinator Presidium III Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Menurutnya, SDM merupakan unsur penting yang akan berperan bagi masa depan Bangsa Indonesia. Apalagi, lanjutnya, Indonesia merupakan negeri yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA). Selain untuk pengelolaan SDA, peningkatan keterampilan SDM juga perlu dilakukan agar negara ini mampu berkompetisi dengan entitas negara lainnya dalam skala global.”Oleh karena itu, Himpuni meminta pemerintah fokus dalam tindak lanjut rencana peningkatan keterampilan SDM. Kami pun siap menjadi mitra pemerintah sehingga SDM Indonesia mampu menjawab tantangan dan kebutuhan di era revolusi industri 4.0,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Menyinggung masalah kontestasi kepemimpinan nasional, Himpuni mengapresiasi seluruh komponen masyarakat yang telah terlibat dalam pelaksanaan Pemilihan Umum pada 17 April lalu. Selanjutnya, Himpuni berharap agar seluruh entitas di negeri ini dapat bersatu padu untuk menciptakan kondisi yang stabil di berbagai bidang di seluruh Indonesia.“Kami berharap segenap komponen bangsa segera melakukan konsolidasi dan menciptakan kondisi yang kondusif,”kata Maryono.

Dirinya yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni Universitas Diponegoro (IKA Undip) ini menyatakan Himpuni akan mendukung pemerintahan baru dari hasil pemilu lalu.“Kami berharap pemerintahan yang akan datang dapat lebih meningkatkan pengelolaan pemerintahan yang lebih efektif, efisien, manusiawi, dan kinerja yang lebih meningkat.” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Maryono juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada dua presidium sebelumnya yang telah menghasilkan kinerja optimal. Kinerja tersebut, tambah Maryono, ditunjukkan tidak hanya di sisi internal organisasi, tapi juga di sisi eksternal.

BERITA TERKAIT

INDUSTRI KAROSERI BUS

Pekerja merakit bus di Pabrik Karoseri CV Laksana, Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Kamis (11/7/2019). Pabrik karoseri tersebut dalam setahun…

PEMERINTAH MASIH CARI FORMULA PENARIKAN PAJAK - JK: Pajak E-Commerce Jadi Masalah Dunia

Jakarta-Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, penarikan pajak untuk perusahaan digital seperti Google, Microsoft, Facebook, dan Amazon menjadi masalah dunia. Masalah…

Koperasi Indonesia Diyakini Adaptif dengan Era Industri 4.0

Koperasi Indonesia Diyakini Adaptif dengan Era Industri 4.0 NERACA Purwokerto - Koperasi dituntut harus mampu beradaptasi dengan era industri 4.0.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Menjawab Tantangan IKM From Zero To Hero

Pesatnya pertumbuhan pengguna internet di Indonesia memacu geliat pertumbuhan industri e-commerce terus berkembang pesat. Berdasarkan prediksi McKinsey, penetrasi belanja online…

Penjelasan Belum Memuaskan - BEI Pastikan Suspensi KIJA Masih Berlanjut

NERACA Jakarta – Meskipun PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) sudah memberikan penjelasan terkait potensi gagal bayar atau default atas…

Rajawali Nusindo Buka Gudang Baru di Solo

Dalam rangka peningkatan omzet dan kinerja operasional, PT Rajawali Nusindo sebagai anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak…