Mandala Finance Rilis Obligasi Rp 500 Miliar - Tawarkan Bunga Hingga 10,50%

NERACA

Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT Mandala Multifinance Tbk akan menerbitkan sekaligus menawarkan surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan III Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2019. Berdasarkan keterangan dalam laman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) di Jakarta, kemarin disebutkan, obligasi ini memiliki jumlah pokok sebesar Rp 500 miliar.

Obligasi ini terdiri dari dua seri, yakni Seri A dan Seri B. Seri A memiliki nilai pokok sebesar Rp 251 miliar dengan tingkat bunga tetap yang ditawarkan sebesar 8,75% per tahun. Seri B memiliki nilai pokok sebesar Rp 50 miliar dengan tingkat bunga bersifat tetap sebesar 10,50% per tahun.

Seri A bertenor 370 hari kalender dan akan jatuh tempo pada 9 Juli 2020, sedangkan Seri B bertenor 3 tahun dan akan memasuki waktu jatuh tempo pada 5 Juli 2022. Sementara itu, sisa nilai penerbitan sebesar Rp 199 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Masa penawaran umum obligasi berkelanjutan ini berlangsung pada 28 Juni sampai 2 Juli 2019. Penjatahan akan dilaksanakan pada 3 Juli 2019 sedangkan dua hari berselang akan dilakukan distribusi obligasi secara elektronik. Instrumen ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2019 mendatang.

Pembayaran bunga pertama akan dilaksanakan pada 5 Oktober 2019, sementara pembayaran bunga berikutnya dilakukan tiap tiga bulan sekali. Dalam menerbitkan obligasi ini, PT Mandala Multifinance Tbk menggandeng PT Sucor Sekuritas sebagai penjamin pelaksana obligasi. Sebagai informasi, Obligasi Berkelanjutan III Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2019 merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan melalui Obligasi Berkelanjutan III Mandala Multifinance dengan target dana yang dihimpun mencapai Rp 1,2 triliun.

Sebagai informasi, tahun ini Mandala Finance menargetkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp 5,2 triliun atau tumbuh 36,84% dari realisasi sepanjang tahun 2018 kemarin. Dimana tahun lalu, pereseroan mencatatkanpembiayaan mencapai Rp3,83 triliun, tumbuh 15,8 persen dibandingkan dengan capaian pada 2017. Perseroan mengungkapkan, hampir seluruh pencapaian tahun lalu dikontribusi oleh pembiayaan roda dua.

BERITA TERKAIT

BI TURUNKAN SUKU BUNGA ACUAN

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (kiri) bersama Senior Deputi BI Mirza Adityaswara (kanan) mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG)…

Perbankan Harap BI Turunkan Suku Bunga

    NERACA   Jakarta – Desakan agar Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau BI 7 Day Reverse…

Kantar Rilis 10 Iklan Ramadan 2019 Terbaik

      NERACA   Jakarta - Perusahaan data, dan konsultasi berskala global, Kantar Indonesia menggelar penghargaan ‘Most Loved’ Indonesian…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sesuaikan Hasil Kajian RBB - Bank BTN Optimis Bisnis Tetap Tumbuh

Tahun 2019, menjadi tahun yang penuh tantangan karena pertumbuhan ekonomi dunia dan  domestik diperkirakan melambat akibat berkepanjangannya perang dagang antara…

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…