CLEO Raup Dana Segar Rp 11 Miliar - Jual Tanobel Sehat Nutrisi

NERACA

Jakarta - PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mengantungi dana segar senilai Rp11 miliar dari penjualan saham perseroan di PT Tanobel Sehat Nutrisi (TSN) kepada PT Tancorp Global Abadi (TGA). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Emiten produsen kemasan air minum ini mengalihkan kepemilikan saham perseroan sebesar 14.999 saham atau setara 99,99% dari 15.000 saham yang ditempatkan dan disetor penuh Tanobel Sehat Nutrisi kepada Tancorp Global Abadi.Akta jual beli saham telah ditandatangani pada 11 Juni 2019, antara perseroan dengan Tancorp Global Abadi. Adapun, nilai transaksi tersebut sebesar Rp11 miliar atau setara dengan Rp733.382 per saham.

Disebutkan, transaksi jual beli saham itu merupakan transaksi afiliasi dan bukan merupakan transaksi benturan kepentingan, di mana TGA merupakan pemegang saham perseroan dengan pemilikan saham 55,67%. Perseroan menjelaskan, divestasi saham tersebut karena mempertimbangkan bahwa TSN telah mengalami kerugian terus menerus dan memengaruhi kinerja perseroan secara keseluruhan. Perseroan ingin lebih fokus pada bisnis utama yakni memproduksi air minum dalam kemasan.

Lebih lanjut, dana yang diperoleh dari penjualan saham itu digunakan untuk mengembangkan alternatif usaha lain yang lebih menguntungkan sehingga meningkatkan kinerja perseroan.Sebagai informasi, tahun ini perseroan membidik pertumbuhan penjualan minimal 40%. Dengan demikian, perseroan mengincar penjualan pada tahun ini sedikitnya Rp1,16 triliun.

Direktur dan Coorporate Secretary CLEO, Lukas Setio Wongso Wong pernah bilang, target pertumbuhan penjualan ini seiring dengan penambahan produk baru yakni air minum beroksigen merek Super O2 yang telah berjalan, serta es batu dengan merek S-Tube yang dipasarkan di sekitar Jawa Timur. Di samping itu, perseroan berencana menambah varian produk baru untuk kategori air minum beroksigen yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.”Target pertumbuhan sales 2019 minimal 40%. Target optimisnya 60%, mempertimbangkan adanya strategi pertumbuhan organik dan unorganik"ujarnya.

BERITA TERKAIT

Zurich Jamin Kesehatan Hingga Rp30 miliar - Luncurkan Produk Critical Advantage

    NERACA   Jakarta - Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi untuk penyakit kritis yaitu Zurich Critical Advantage (ZCA). Produk…

Investasikan Dana Rp 87,68 Miliar - Unitras Borong 22,6 Juta Saham Saratoga

NERACA Jakarta -PT Unitras Pertama memborong 22,6 juta saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (SRTG) untuk investasi. Dalam siaran persnya…

Dewan Sukabumi Akan Mendapatkan Dana Purnabakti

Dewan Sukabumi Akan Mendapatkan Dana Purnabakti  NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menyiapkan anggaran sekitar Rp300 juta untuk anggota…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…