Pemprov Sumsel Buka Penerimaan Anggota Komisi Informasi

Pemprov Sumsel Buka Penerimaan Anggota Komisi Informasi

NERACA

Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) membuka penerimaan anggota Komisi Informasi Sumsel periode 2019-2023 karena masa bhaktinya tidak lama lagi akan berakhir.

Penanggungjawab Sekretariat Panitia Seleksi Komisi Informasi Sumsel Jon Kenedy di Palembang, Rabu (12/6) mengatakan, memang pendaftarannya telah dibuka sebelum Idul Fitri tetapi berhubung cuti Lebaran maka diperpanjang lagi.

Memang, lanjut Plt Kepala Dinas Kominfo Sumsel itu, pendaftaran dan penyerahan berkas telah dimulai sejak 22 Mei lalu dan sampai hari ini pendaftar sudah banyak karena telah diumumkan melalui media cetak maupun media elektronik serta media sosial.

Untuk rekrutmen komisioner Komisi Informasi itu sesuai dengan undang - undang Keterbukaan Informasi Publik sehingga harus terus disosialisasikan. Apalagi Komisi Informasi sangat penting untuk mengawal keterbukaan informasi publik untuk mengetahui bagaimana transparansi pemerintah terhadap pelayanan publik.

Yang jelas, Komisi Informasi akan menjamin dan memastikan bagaimana masyarakat dapat mengakses seluas-luasnya di badan publik dan memastikan agar badan publik transparan dalam pelayanan maupun pengelolaan anggaran. Jadi dengan demikian sehingga masyarakat juga dapat mengetahui dan mengawasi proses pelaksanaan pelayanan publik maupun pengelolaan anggaran di setiap badan.

Sementara Kepala Sekretariat Panitia Seleksi Komisioner Komisi Informasi Sumsel Amrullah mengatakan, pendaftaran dan penyerahan berkas tahap pertama dimulai 2 Mei sampai 13 Juni 2019.”Namun bila jumlah pendaftar masih kurang dari 40 orang maka akan dibuka kembali tahap kedua,” ujar dia.

Untuk berkas sendiri dapat dikirim melalui Kantor Pos atau diantar langsung ke sekretariat panitia seleksi di Kantor Dinas Kominfo Sumsel saat jam kerja.

Sementara pemilihan Komisioner Komisi Informasi Sumsel itu terdiri dari lima orang yakni dari perwakilan pemerintah, pemuka masyarakat dan agama serta perwakilan Komisi Informasi Pusat masing-masing satu orang. Sementara dua orang lagi diambil dari perwakilan akademisi untuk menjadi anggota Komisi Informasi tersebut. Ant

BERITA TERKAIT

Dana Bergulir Dongkrak Kinerja Koperasi di Jatim

Dana Bergulir Dongkrak Kinerja Koperasi di Jatim NERACA Surabaya - Bantuan pinjaman/pembiayaan dana bergulir dari LPDB-KUMKM dirasakan manfaatnya oleh koperasi…

Humas Merupakan Ujung Tombak Menyampaikan Program Pemerintah - Kasubag Humas Pemkot Sukabumi: Sepuluh Program Andalan Walikota Sudah Berjalan Baik

Humas Merupakan Ujung Tombak Menyampaikan Program Pemerintah Kasubag Humas Pemkot Sukabumi: Sepuluh Program Andalan Walikota Sudah Berjalan Baik  NERACA Sukabumi…

Gubernur Wahidin Pastikan Produk UKM Banten Siap Bersaing

Gubernur Wahidin Pastikan Produk UKM Banten Siap Bersaing   NERACA Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan produk-produk usaha mikro kecil…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pembahasan Rancangan APBD DKI Diprediksi Molor

Pembahasan Rancangan APBD DKI Diprediksi Molor NERACA Jakarta - Penggodokan Rancangan APBD DKI Jakarta yang dilakukan Legislatif bersama Eksekutif diprediksi…

Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan

Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan   NERACA SoE, NTT - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),…

Pemkot Sukabumi Latih DKM Jadi Wirausaha

Pemkot Sukabumi Latih DKM Jadi Wirausaha NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menginginkan roda perekonomian bukan hanya bisa bergerak…