Allianz Siapkan Kualitas dan Kompetisi SDM - Hadapi Era Transformasi Digital

NERACA

Jakarta – Pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di tengah era disrupsi yang penuh dengan proses transformasi digital menjadi suatu tantangan tersendiri yang harus dihadapi oleh industri asuransi. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Bain & Company pada tahun 2018 terhadap 174.000 nasabah asuransi di 18 negara, termasuk diantaranya kepada 3.000 nasabah di Indonesia, ditemukan adanya ketidaksiapan industri asuransi di Indonesia dalam menghadapi milenial dengan gaya hidup digital aktif.

Menyadari hal tersebut, Allianz Indonesia telah menyiapkan langkah strategis yang diperlukan, yaitu dengan menjadi salah satu perusahaan asuransi perintis yang melakukan disrupsi dan transformasi digital dalam menghasilkan beragam produk sesuai kebutuhan nasabah saat ini dengan cepat.

Joos Louwerier, Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, perseroan mengantisipasi dan mengoptimalkan pertumbuhan pasar di masa depan yang bergerak ke generasi milenial yang akan menjadi target pasar terbesar selanjutnya, perusahaan menyesuaikan fokus rekrutmen tenaga pemasar ke generasi milenial yang ingin membangun kemampuan kewirausahaan (entrepreneurship) dalam bidang jasa keuangan asuransi dan mengembangkan model bisnis yang bisa diwariskan ke generasi berikutnya.

Strategi lain yang dilakukan oleh perusahaan dalam menyiapkan organisasi maupun sumber daya manusia dalam merespon perubahan ini adalah dengan cara menerapkan prinsip kerja Agile. Allianz Indonesia percaya bahwa Agility akan menjadi salah satu atribut kompetitif yang harus dimiliki. Bekerja dengan prinsip Agile ini diyakini dapat menciptakan solusi proteksi dengan cepat dan sesuai kebutuhan.”Menerapkan Agile memungkinkan kami untuk merancang customer experience yang menyeluruh, mengujinya dengan nasabah kami, kemudian beradaptasi dan mengubahnya dengan cepat jika dalam perjalanannya kami membutuhkan perbaikan, sehingga kami dapat terus berkembang dan fokus dalam menciptakan pengalaman terbaik. Agile itu sendiri harus ditunjukkan secara simultan dan memberikan perbaikan yang komprehensif tidak hanya pada proses dan sistem yang kami jalankan, tetapi juga pada SDM kami,” paparnya.

Terkait kondisi ini Allianz Indonesia berkomitmen terhadap pengembangan karyawan sebagai human capital atau SDM yang menjadi kunci sukses perusahaan. Berbagai inovasi dan inisiatif telah dilakukan dalam meningkatkan kualitas karyawan seperti memastikan pengembangan kompetensi dan kemajuan karier seluruh karyawan, sehingga pada akhirnya dapat memberikan layanan terbaik bagi para nasabah.

BERITA TERKAIT

Menristekdikti - Mahasiswa Kembangkan Talenta Bidang Digital

Mohamad Nasir Menristekdikti Mahasiswa Kembangkan Talenta Bidang Digital Tangerang - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mendorong…

Siapkan Capex Rp 28 Miliar - Bali United Bidik Laba Operasi Rp 10 Miliar

NERACA Jakarta – Menjadi klub sepakbola pertama di Asean yang sahamnya tercatat di pasar modal, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk…

Atasi Kesemrawutan Lalu Lintas, Dishub Sukabumi Siapkan Kantung Parkir

Atasi Kesemrawutan Lalu Lintas, Dishub Sukabumi Siapkan Kantung Parkir  NERACA Sukabumi - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi akan menyiapkan kantung-kantung…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Masih Rugi, Citra Putra Tidak Bagi Dividen

Mempertimbangkan kondisi perusahaan yang masih mencatatkan rugi sepanjang tahun 2018 kemarin, menjadi alasan bagi PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY)…

Tawarkan IPO Rp 396-525 Persaham - Hensel Davest Tambah 300 Ribu Agen Baru

NERACA Jakarta – Dalam rangka penetrasi pasar, khususnya mengoptimalkan pasar di Timur Indonesia, PT Hensel Davest Indonesia Tbk sebagai perusahaan…

Sinar Mas Agro Bagi Dividen Rp 750 Per saham

NERACA Jakarta - Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk atau SMART (SMAR)…