Phapros Kantungi Kontrak Baru Rp 1 Triliun

Emiten farmasi, PT Phapros Tbk (PEHA) baru saja mengantongi kontrak kerja sama dengan perusahaan afiliasinya, yaitu PT Kimia Farma Trading & Distribution (KFTD). Kontrak kerja sama dalam bentuk pendistribusian produk farmasi tersebut dinyatakan efektif sejak Sabtu (01/06) lalu.

Direktur Utama Phapros, Barokah Sri Utami dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan bahwa hubungan afiliasi antara Phapros dan KFTD terjadi karena keduanya mempunyai pemegang saham mayoritas yang sama, yakni PT Kimia Farma Tbk (KAEF), dimana Kimia Farma menguasai 56,77% saham Phapros dan 99,99% saham KFTD.

Sri Utami mengaku, kerja sama tersebut akan memberi keuntungan bagi Phapros dalam peningkatan kinerja keuangan."Atas pendistribusian produk oleh KFTD, Phapros akan mendapatkan potensi pendapatan sejumlah kurang lebih Rp1 triliun setiap tahunnya," ujarnya.

Asal tahu saja, penunjukkan KFTD sebagai distributor produk dilakukan dengan tujuan untuk menjadikan yang bersangkutan sebagai distributor tunggal produk Phapros terhitung mulai 01/01/2020 mendatang."Dengan penambahan distributor, diharapkan target atau anggaran Phapros dapat dicapai dan meningkatkan cashflow Phapros,"paparnya.

Rencananya tahun ini perusahaan akan melakukan refinancing atas utang tersebut dengan dana yang diperoleh perusahaan dari rights issue yang akan dilakukan pada semester kedua tahun ini. Targetnya dari aksi korporasi tersebut perusahaan akan memperoleh dana segar senilai Rp 1 triliun dengan menerbitkan saham baru sebanyak 20%.

BERITA TERKAIT

Opus Park Raih Penghargaan The Most Speciality Design Apartment in Bogor

Apartemen Opus Park yang berlokasi di CBD township Sentul City, Jl MH Thamrin No 63, Sentul City, Bogor yang dikembangkan…

Jakarta Garden City Raih Housing Estate Awards 2019

Perumahan skala kota (township) Jakarta Garden City seluas 370 hektar, yang dikembangkan PT Mitra Sindo Sukses, anak perusahaan dari PT…

Aset CIMB Niaga Auto Finance Tumbuh 14,6%

PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) membukukan aset sebesar Rp3,3 triliun pada sembilan bulan pertama yang berakhir pada 30 September…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

ORORI Distribusi Eksklusif WARIS Sampoerna

ORORI Group, pelopor penjualan perhiasan daring di Indonesia mengumumkan kemitraan eksklusif dengan PT Sampoerna Gold Indonesia (PT SGI) untuk memasarkan…

Aksi Korporasi Indosat Ooredoo - Pemegang Saham Setujui Penjualan Menara

NERACA Jakarta –Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT) menyetujui rencana transaksi penjualan 3.100…

Realisasi Kontrak Adhi Karya Baru Capai 28%

NERACA Jakarta – Pencapaian kinerja PT Adhi Karya Tbk (ADHI) di penghujung tahun masih jauh dari target, tengok saja realisasi…