BPJS Palembang Kembangkan SIPP di Rumah Sakit

BPJS Palembang Kembangkan SIPP di Rumah Sakit

NERACA

Palembang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Palembang, Sumatera Selatan mengembangkan fitur aplikasi Saluran Informasi dan Penanganan Pengaduan (SIPP) di rumah sakit untuk memudahkan pelayanan kepada peserta.

“Melalui fitur aplikasi SIPP peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) peserta tidak perlu datang ke Kantor BPJS Kesehatan untuk pendaftaran bayi baru lahir peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan perhitungan denda layanan,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang, M. Ichwansyah Gani di Palembang, Senin (27/5).

Pengembangan fitur aplikasi SIPP dilakukan di seluruh rumah sakit mitra BPJS Kesehatan Cabang Palembang atau di lima wilayah kerja dalam Provinsi Sumatera Selatan. ima wilayah kerja itu yakni meliputi Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Musi Banyuasin, Ogan lir dan Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Sementara selama masa Liburan Idul Fitri 1440 Hijriah/2019, pihaknya juga membuka layanan khusus di rumah sakit melalui Petugas Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) rumah sakit.

Pelayanan PPIP meliputi pendaftaran bayi baru lahir bagi peserta segmen mandiri, perhitungan denda layanan, dan penanganan pengaduan di rumah sakit baik yang terkait dengan pelayanan rumah sakit maupun pengaduan yang perlu dieskalasi ke BPJS Kesehatan karena membutuhkan solusi segera.

Kemudian pihaknya menyediakan pelayanan khusus kepada peserta JKN-KIS di Kantor Cabang Palembang mulai tanggal 3, 4, dan 7 Juni 2019 dengan waktu pelayanan pada pukul 08.00 - 12.00 WIB.

Pelayanan khusus tersebut bisa dimanfaatkan peserta untuk melakukan pendaftaran bayi baru lahir (khusus bagi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) dan Penerima Bantuan Iuran (PBI), pencetakan kartu bayi baru lahir, perbaikan data dan pencetakan kartu peserta PBI yang sedang dirawat inap.

“Kemudian reaktivasi anak PPU berusia di atas 21 tahun yang masih kuliah dan sedang dirawat inap, dan penanganan pengaduan yang membutuhkan solusi segera,” kata Ichwansyah. Ant

BERITA TERKAIT

Sampai Pertengahan November, Pendapatan Pajak Tergolong Melebihi Target - KOTA SUKABUMI

Sampai Pertengahan November, Pendapatan Pajak Tergolong Melebihi Target KOTA SUKABUMI NERACA Sukabumi - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor…

Percepat Implementasi, Menteri LHK Rapatkan Barisan - Usai Terima DIPA

Percepat Implementasi, Menteri LHK Rapatkan Barisan Usai Terima DIPA NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya…

Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM

Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM NERACA Jakarta — Kementerian Koperasi dan UKM akan menjadikan Smesco Indonesia sebagai tempat…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa - Percepat Perencanaan

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa Percepat Perencanaan NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus menggengjot…

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November   NERACA Tangerang - Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni oleh Dinas…

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR NERACA Jakarta - Marketplace kondang Bukalapak berharap bisa menjadi mitra pemerintah dalam menyalurkan Kredit Usaha…