RIMO Terus Perluas Landbank di Cianjur - Bisnis Properti Lesu

NERACA

Jakarta –Kendatipun bisnis properti tahun ini diproyeksikan masih lesu, hal tersebut tidak menyurutkan rencana ekspansi bisnis PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO). Dimana tahun ini, perseroan akan menambah kepemilikan lahan di Cianjur (Puncak) sekitar 20 hektare-30 hektare (ha).

Direktur Rimo International Lestari, Herman Susanto mengungkapkan, luas landbank saat ini mencapai 1.570 ha. Luas lahan di Cianjur (Puncak) sudah mencapai 145 ha dan penambahan tersebut hanya akan melengkapi rencana awal perseroan.”Penambahan lahan di Puncak sekitar 20-30 ha akan melalui Gema Inti Perkasa,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, luas lahan perseroan paling banyak berada di Kalimantan yang tersebar di Pontianak, Balikpapan dan Banjarmasin masing-masing 814,64 ha, 162 ha dan 104 ha. Adapun PT Gema Inti Perkasa bermitra dengan Keluarga Tahir dari Grup Mayapada yang menggarap proyek Tahir Puncak Golf dan resort. Proyek ini direncanakan akan seluas 200 ha.

Disampaikannya, proyek Tahir Puncak Golf dan Resort ini juga menyediakan fasilitas peternakan, outbond, lapangan golf, kolam renang yang mendukung wisata berorientasi alam akan menjadi atraksi nilai tambah bagi villa resort terpadu. Adapun belanja modal yang dialokasikan tahun ini sekitar Rp100 miliar. Sumber belanja modal tersebut akan berasal dari kas internal, pemegang saham dan partner strategis.

Tahun ini, emiten properti ini memproyeksikan nilai pendapatan sekitar Rp509 miliar atau asama dengan 2018. Adapun nilai pendapatan RIMO pada 2018 senilai Rp509 miliar, naik 80% dari 2017 senilai Rp283,48 miliar. Menurut Direktur Rimo International Lestari, Henry Poerwantoro, target yang sama pendapatan tahun ini dengan tahun lalu karena pembeli rumah masih melakukan aksi wait and see mengingat kondisi pilpres yang belum kondusif.

Disampaikannya, pada tahun ini perseroan masih akan fokus pada penyelesaian South Hills yang diproyeksikan bisa rampung pada kuartal III/2019 di Kuningan, Jakarta. Proyek ini terdiri dari 597 unit apartmen.“Dari total South Hill, unit yang sudah terjual mencapai 400 unit dan sisanya bakal dijual pada tahun ini," ungkapnya.

Selain itu, lanjutnya, perseroan bakal melakukan kontruksi Kota Olympia, Mempawah Pontianak. Adapun Kota Olympia ini bakal dibangun melalui PT Tri Kartika. Luas lahan yang sudah dikuasai oleh Tri Kartika mencapai 813 ha.Dalam perencanaan, luas area Kota Olympia mencapai 1.000 ha dan akan menjadi kota terpadu.Asal tahu saja, saat ini perseroan masih dalam proses mengurus amdal dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Nantinya, bila seluruh izin rampung pada tahun ini, maka bakal kontruksi bakal dilakukan pada akhir 2019. Pembangunan Kota Olympia bakal dilakukan bertahap. Tahap awal akan membangun 20.000 rumah, dengan menggandeng partner strategis. Dalam perencanaan, perseroan akan membangun rumah bersubsidi dan rumah sederhana sebanyak 200 unit, dengan kisaran harga Rp130 juta. Lokasi proyek tersebut berada di daerah IPDN, pelabuhan dan Kawasan Industri Pelindo II, pabrik feronikel Antam dan jalur kereta api yang direncanakan.

BERITA TERKAIT

Gandeng Perusahan Taiwan - Kalbe Farma Bidik Cuan di Bisnis Kecantikan

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan penjualan, inovasi dan pengembangan bisnis menjadi strategi yang dilakukan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Menggandeng…

Lippo Cikarang Raih Properti Indonesia Award

Lippo Cikarang kembali membuktikan kepiawaiannya dalam hal membangun hunian yang diakui masyarakat terbukti dari proyek Cosmo Estate memperoleh penghargaan Properti…

Usaha Rintisan - Pemerintah Terus Pacu Startup Inovatif di Sektor Kerajinan dan Batik

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian gencar menciptakan wirausaha rintisan (startup), termasuk untuk sektor kerajinan dan batik. Sebab, selama ini…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Volume Penjualan Terkoreksi 5,58% - Astra Terus Pacu Penjualan di Semester Kedua

NERACA Jakarta – Lesunya bisnis otomotif di paruh pertama tahun ini memberikan dampak terhadap bisnis otomotif PT Astra International Tbk…

Hartadinata Akuisisi Perusahaan E-Commerce

Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) pada tanggal 15 Juli 2019 menandatangani akta perjanjian penyertaan modal yang pada…

Kasus Hukum Menimpa Tiga Pilar - Investor Ritel Minta Kepastian Hukum

NERACA Jakarta – Kisruh sengketa manajamen PT Tiga Pilar Sejahtera Tbk (AISA) masih menyisakan masalah bagi para investor, khususnya investor…