UKM Dapat Kemudahan Izin Usaha Melalui OSS

UKM Dapat Kemudahan Izin Usaha Melalui OSS

NERACA

Semarang - Dalam rangka percepatan proses Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik. Untuk menindaklanjuti PP tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM mengeluarkan dua Peraturan Menteri, yaitu Peraturan Menteri Nomor 11 Tahun 2018 tentang Perizinan Usaha Simpan Pinjam Koperasi dan Peraturan Menteri Nomor 02 Tahun 2019 tentang Perizinan Berusaha terintegrasi secara Elektronik Bagi Usaha Mikro dan Kecil.

"Kita terus melakukan sosialisasi pelayanan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) melalui Online Single Submission (OSS)", tandas Asisten Deputi Perlindungan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Sutarmo pada acara sosialisasi pelayanan Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), di Kota Semarang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Menurut Sutarmo, tujuan kegiatan sosialisasi agar informasi tentang kebijakan perizinan IUMK dengan pola OSS dan pendampingan kepengurusan IUMK melalui sistem OSS, dapat diketahui publik."Proses perizinan IUMK melalui OSS dapat ditempuh melalui tiga model kepengurusan. Yaitu, dengan cara pelaku usaha langsung, Tenaga Pendamping, dan PerizinanTerpadu Satu Pintu (PTSP)", kata Sutarmo.

Pada 2019, Kementerian Koperasi dan UKM mentargetkan sebanyak 25 ribu lembar yang rencananya dibagi di lima lokasi, termasuk Provinsi Jawa Tengah dengan target sebanyak 5.000 lembar IUMK."Izin usaha bagi pelaku Usaha Mikro dan Usaha Kecil perseorangan melalui OSS diberikan tanpa komitmen, artinya begitu terbit Nomor Induk Berusaha (NIB) sekaligus terbit IUMK", kata Sutarmo.

Sedangkan izin usaha bagi Usaha Kecil non perseorangan diberikan dengan komitmen. Artinya, terbit NIB tidak serta merta menjamin terbitnya izin usaha."Karena harus melengkapi komitmen seperti prasarana izin lokasi, izin usaha, IMB, izin usaha lainnya yang diperlukan serta hasil pengecekan lapangan", pungkas Sutarmo. Mohar/Rin

BERITA TERKAIT

Sampai Pertengahan November, Pendapatan Pajak Tergolong Melebihi Target - KOTA SUKABUMI

Sampai Pertengahan November, Pendapatan Pajak Tergolong Melebihi Target KOTA SUKABUMI NERACA Sukabumi - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor…

Percepat Implementasi, Menteri LHK Rapatkan Barisan - Usai Terima DIPA

Percepat Implementasi, Menteri LHK Rapatkan Barisan Usai Terima DIPA NERACA Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya…

Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM

Smesco Indonesia Jadi One Stop Service UKM NERACA Jakarta — Kementerian Koperasi dan UKM akan menjadikan Smesco Indonesia sebagai tempat…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa - Percepat Perencanaan

Pemkot Sukabumi Samakan Persepsi Penyelenggaraan Pengadaan Barang dan Jasa Percepat Perencanaan NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi terus menggengjot…

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November

Perbaikan 205 Rumah Tidak Layak Huni Tangsel Selesai Akhir November   NERACA Tangerang - Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni oleh Dinas…

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR

Bukalapak Siap Menjadi Penyalur KUR NERACA Jakarta - Marketplace kondang Bukalapak berharap bisa menjadi mitra pemerintah dalam menyalurkan Kredit Usaha…