Bank Mega Diminta Cairkan Deposito Elnusa - Banding Soal Putusan

NERACA

Jakarta - PT Elnusa Tbk (ELSA) mendesak PT Bank Mega Tbk (MEGA) untuk segera mencairkan dana deposito sebesar Rp 111 miliar untuk dikembalikan. Namun demikian PT Bank Mega mengajukan banding atas putusan PN Jakarta Selatan. Dana ini juga masih ditambah bunga 6% yang belum dibayar sejak kasus terungkap. "Kalau bisa secepatnya dikembalikan. Kalau bisa besok, besok! Meski banding dan ada waktu, siapa tahu mereka mau bayar," kata Corporate Legal Elnusa, Imansyah Syamsoeddin di Jakarta, Senin (26/3/2012).

Menurut Irmansyah, putusan majelis hakim sudah jelas dan tepat. Karena bagaimanapun juga nasabah harus dilindungi. “Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini tertuang di dalam amar putusan mendalilkan pentingnya perwujudan hubungan yang baik antara Bank dengan nasabah. Dimana nasabah harus dilindungi atas hak-haknya dan Bank wajib melindungi atas hak-hak nasabahnya," jelasnya

Sementara itu, Corporate Secretary ELSA, Heru Samodra mengungkapkan keputusan Pengadilan pekan lalu memperlihatkan semua bukti advis deposito dokumentasi dan fakta yang diajukan perseroan adalah benar dan memiliki kekuatan hukum. "Elnusa telah berada di jalur yang benar," terangnya

Seperti disampaikan pekan lalu, Bank Mega kalah di pengadilan. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan PT Elnusa Tbk (ELSA) terhadap PT Bank Mega Tbk (MEGA). "Gugatan dikabulkan, Bank Mega dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum," ungkap Ketua Majelis Hakim, Ari Jiwantara di PN Selatan, Ampera, Jakarta, Kamis (22/3)

Majelis Hakim menyatakan Bank Mega harus mengembalikan dana deposito PT Elnusa sebesar Rp 111 miliar. Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim mengakui telah ada pembobolan dana di Bank Mega. Adapun dana yang dibobol adalah dana Elnusa selaku penggugat. "Adanya pembobolan dana yang dimiliki penggugat bisa dibuktikan dengan adanya putusan pidana yang mengakibatkan kerugian sehingga tidak menghapuskan hak keperdataan oleh penggugat. Tergugat (Bank Mega) wajib bertanggungjawab untuk mengembalikan dana," imbuh Majelis Hakim.

Majelis Hakim juga menyatakan Bank Mega telah melanggar ketentuan perbankan dan wajib menjamin dana serta kepentingan nasabah. "Harus mengembalikan dana Rp 111 miliar berikut bunga 6% per tahun," tutup Majelis Hakim.

Seperti diketahui, Elnusa menempatkan dana sejumlah Rp 161 miliar berbentuk Deposito On Call (DOC) di Bank Mega cabang Jababeka. Dana sebanyak itu ditempatkan emiten berkode ELSA itu dalam lima tahap. Elnusa sempat mencairkan dana depositonya sebesar Rp 50 miliar, sisanya Rp 111 miliar tidak pernah diganggu gugat. Namun ternyata, sisa deposito Elnusa tersebut raib tanpa diketahui sebelumnya. **cahyo

Related posts