MUFG Bank Jadikan Asia Sebagai Pendorong Utama Bisnis

NERACA

Jakarta - MUFG Bank mengumumkan penetapan Noriaki Goto sebagai Pejabat Eksekutif Regional untuk Kawasan Asia (Regional Executive for Asia). Penetapannya berlaku efektif mulai (24/5). Pada saat yang bersamaan, Goto juga menjabat Managing Corporate Executive MUFG dan Senior Managing Executive Officer pada MUFG Bank.

Berkantor dari Singapura, ia akan bertanggung jawab untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kegiatan usaha MUFG Bank dan berbagai landasan operasional di seluruh kawasan ini. Goto akan menggantikan Takayoshi Futae, yang kembali ke Jepang untuk menjabat dua posisi senior yaitu sebagai Chief Executive of Global Commercial Banking Business Unit dan Chief Operating Officer-International (COO-I).

Sebelum penetapan ini, Goto menjabat sebagai President and Chief Executive Officer pada Bank of Ayudhya atau Krungsri di Thailand, jabatan yang telah didudukinya sejak Januari 2014. Ia juga menduduki jabatan Executive Director of the Board of Directors dan Chairman of Executive Committee of the Bank. Goto telah ditetapkan sebagai Vice Chairman dari Krungsri pada tanggal 15 Mei 2019.

Di bawah kepemimpinannya, Krungsri, yang secara mayoritas dimiliki oleh MUFG, mengalami kemajuan pesat di dalam sektor perbankan domestik, dan pada September 2017, bank ini menjadi satu dari lima Bank Domestik Berdampak Sistemik (D-SIB). Goto juga mendorong kolaborasi yang semakin besar di antara Krungsri dan MUFG dengan mendayagunakan jaringan dan keahlian global MUFG.

Untuk sumbangsihnya pada Krungsri, Goto juga dinobatkan sebagai Best CEO for Thailand in Banking and Finance oleh majalah The Asset secara berturut-turut pada tahun 2016 dan 2017.

Menyatakan kembali pentingnya Asia bagi bisnis global MUFG, Goto menyampaikan bahwa dirinya merasa terhormat telah diberikan kesempatan untuk lebih lanjut menjadi ujung tombak pertumbuhan MUFG di salah satu kawasan paling dinamis dan menarik di dunia. “Beberapa tahun terakhir, MUFG bukan hanya meningkatkan profilnya di Asia, namun juga telah menginvestasikan lebih dari USD 14 miliar untuk membangun jaringan yang tidak tertandingi yang terdiri dari sejumlah bank terkemuka di Asia Tenggara. Dengan jaringan yang kuat ini kami berada dalam posisi yang unik untuk menyediakan berbagai solusi yang terintegrasi dan holistik kepada nasabah kami di Asia serta untuk lebih baik menghubungkan nasabah- nasabah global kami kepada berbagai kesempatan yang ada,” katanya, seperti dikutip dalam keterangannya, kemarin.

Goto menambahkan, elemen kunci dalam jaringan unik ini adalah Bank Danamon Indonesia, mitra strategis MUFG yang tidak hanya menegaskan optimisme kami kepada prospek jangka panjang Indonesia, namun juga menyatakan semangat kami dalam menjajaki sinergi untuk pertumbuhan bersama. “Perjalanan kami bersama Bank Danamon baru saja dimulai, dan saya percaya melalui kekuatan dan komitmen bersama kami untuk berkolaborasi, kedua institusi kami akan mampu melangkah jauh di Indonesia dan seluruh kawasan,” jelasnya.

“Seiring kawasan ini menjadi semakin penting bagi perekonomian global, MUFG terus berkomitmen untuk menjadi pintu gerbang menuju Asia, dan saya menantikan bekerja bersama tim kami yang bertalenta dan bermotivasi untuk membawa bank ini menuju era yang baru,” katanya lagi.

Di Asia, MUFG hadir di 20 negara yatu Australia, Bangladesh, China, Filipina, Hong Kong, India, Indonesia, Kamboja, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Pakistan, Selandia Baru, Singapura, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

Masa jabatan Futae sebagai Regional Executive telah melihat semakin kuatnya jaringan Bank ini di Asia, khususnya dengan berhasilnya akuisisi 94,1% kepemilikan saham pada Bank Danamon Indonesia. Futae telah menduduki jabatan yang diperluas ini sejak Juli 2018 dan sebelumnya, menjabat sebagai Chief Executive Officer untuk MUFG Bank di kawasan Asia dan Oseania sejak Mei 2016.

MUFG juga telah menjalin berbagai kemitraan strategis lainnya dengan sejumlah bank terkemuka di kawasan ini VietinBank di Vietnam, Security Bank di Filipina, dan Krungsri di Thailand.

BERITA TERKAIT

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…

60% Pengguna Dapatkan Akses Pertama Kredit dari Kredivo

    NERACA   Jakarta - Kehadiran teknologi finansial telah memberikan ruang untuk turut mendorong peningkatan inklusi keuangan di Indonesia…

Palapa Ring Bikin Akses Fintech Tembus ke Daerah Terpencil

  NERACA   Jakarta - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menilai kehadiran Palapa Ring akan memudahkan peminjaman berbasis teknologi…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pertemuan IMF-World Bank, BI Sepakat Perkuat Kerjasama

    NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama internasional dalam Pertemuan Tahunan International…

Dukung Nasabah Bisnis, CIMB Niaga Hadirkan BizChannel

    NERACA   Jakarta - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) memperkenalkan aplikasi mobile banking terbaru bagi nasabah…

Serapan Lelang SBSN Capai Rp7,04 Triliun

    NERACA   Jakarta - Direktorat Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu)…