Arpeni Ocean Line Merugi Rp 616,48 Miliar

Emiten perkapalan, PTArpeni Pratama Ocean Line Tbk (APOL) mencatatkan rugi bersih di kuartal pertama tahun ini senilai Rp616,48 miliar atau memburuk dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp69,38 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam laporan keuangan tidak diaudit di Jakarta, kemarin.

Dalam laporan keuangan tersebut tertulis pendapatanjasa sepanjang kuartal I 2019 tercatat sebesar Rp119,89 miliar atau mengalami penurunan 21,18% dibanding kuartal I tahun 2018 yang tercatat sebesar Rp152,07 miliar. Tetapi, beban jasa perseroan mengalami penurunan 22,18% dari Rp110,08 miliar menjadi Rp85,64 miliar pada akhir kuartal I 2019.

Adapun pada sisi defisiensi modal, tercatat minus Rp5,946 triliun atau turun tipis dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp5,993 triliun.Sedangkan kewajiban perseroan tercatat senilai Rp6,862 triliun atau mengalami penurunan tipis dibanding akhir tahun 2018 yang tercatat senilai Rp6,889 triliun. Sementara aset perseroan tercatat senilaiRp916,3 miliar atau naik 2,24% dibanding akhir tahun 2018 yang tercatat senilai Rp896,2 miliar.

Sebagai informasi, perseroan pernah menyampaikan rencana melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement dalam rangka restrukturisasi utang sebesar US$ 310 juta dan Rp 1,69 triliun.

BERITA TERKAIT

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Kalbe Farma Raih Lisensi Obat Untuk Tumor

Jaga pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi PT Kalbe Genexine Biologics (KG Bio) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kalbe Farma…

Penjualan Indocement Terkoreksi 5,8%

Sampai dengan Agustus 2019, penjualan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencapai 1,6 juta ton atau terkoreksi 5,8% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…