Smartfren Tambah 2.100 BTS

NERACA

Untuk meningkatkan kualitas jaringan, Smartfren, penyedia layanan telekomunikasi berbasis teknologi handal EV-DO di Indonesia, berencana menambah jumlah base transceiver station (BTS) hingga 2.100 pemancar di tahun 2012 ini.

Pada tahun ini, banyak penyedia layanan telekomunikasi menambah jumlah menara-menara BTS. Langkah itu dilakukan demi memperluas cakupan wilayah pelayanan serta memperbaiki kualitas jaringan.

Lazim diketahui, dalam industri telekomunikasi, menara telekomunikasi atau dikenal juga dengan BTS merupakan perangkat yang sangat penting dalam berkomunikasi dengan menggunakan jaringan seluler atau nirkabel. Dikatakan penting karena BTS berfungsi sebagai penghubung sinyal telekomunikasi antar daerah.

Semakin rapat menara telekomunikasi di suatu kawasan, semakin kuat sinyal di kawasan tersebut. Alhasil, kualitas telekomunikasi pun semakin baik, dalam arti tidak terjadi blank spot. Pada umumnya, para operator telekomunikasi akan membangun fasilitas BTS di lokasi-lokasi dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.

Chief Technology Officer Smartfren Merza Fachys mengatakan bahwa dengan adanya pembangunan tersebut, jumlah keseluruhan BTS Smartfren di Indonesia menjadi 6.400 BTS. "Semua BTS kami sudah didukung jaringan 3,5G. Beberapa BTS telah menggunakan teknologi CDMA EV-DO Revision B fase 2, yang memberikan layanan akses data hingga 14,7Mbps," kata Merza.

Saat ini, kata Merza, jumlah pengguna Smartfren sudah mencapai 7 juta. Pihaknya menargetkan jumlah tersebut bisa naik menjadi 10 juta. Jaringan Smartfren didukung oleh 9 kanal, 5 kanal di frekuensi 1900MHz, sisanya 800MHz. Kanal-kanal tersebut tersebar cakupannya di 19 kota besar di seluruh Indonesia. "Jaringan kami bisa meng-cover 23 juta pelanggan," tambahnya.

Related posts