Libur Lebaran, BI Tutup Operasional 3-7 Juni

NERACA

Jakarta - Bank Indonesia (BI) menetapkan untuk meniadakan seluruh kegiatan operasional pada 3-7 Juni 2019 atau selama cuti bersama libur lebaran. Hal ini dilakukan sebagaimana Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN RB pada 2 November 2018 tentang hari libur nasional dan cuti bersama 2019.

Kegiatan operasional yang ditiadakan mencakup, operasional sistem BI RTGS (Real Time Gross Settlement), BI SSSS (Scripless Securities Settlement System), BI ETP (Electronic Trading Platform). Kemudian Sistem Kliring Nasional BI (SKNBI), layanan kas, serta transaksi operasi moneter rupiah dan valas. "Selanjutnya operasional perbankan menjadi pertimbangan dan kewenangan masing-masing bank," jelas BI dikutip dalam keterangan resmi, kemarin.

Sebelumnya, sejumlah bank mengaku tetap akan beroperasi pada masa cuti bersama Lebaran 2019, meski operasional hanya bersifat terbatas Senior Executive Vice President Operation PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Aquarius Rudianto menjelaskan pada tanggal 3-7 Juni 2019 Bank Mandiri akan beroperasi secara terbatas. Sedangkan pada tanggal 8-9 Juni 2019 perseroan akan memberikan layanan weekend banking (akhir pekan). "Bank itu hanya tutup tanggal 5 Juni 2019, di luar tanggal itu kami buka, tetapi hanya terbatas," terangnya.

Senada, Corporate Secretary PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI Meiliana menjelaskan perseroan akan mengaktifkan 79 outlet (kantor cabang) weekend banking pada tanggal 1, 2, 8, dan 9 Juni 2019. Outlet weekend banking masih melayani pembukaan rekening, tarik dan setor tunai, transfer antar rekening BNI, penampungan setoran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan nonBBM Pertamina, serta menampung setoran penerimaan negara.

Selanjutnya, pada tanggal 3,4, dan 7 Juni 2019 yang bertepatan dengan cuti bersama Lebaran 2019, BNI mengoperasikan 68 outlet untuk memberikan layanan pembukaan rekening, tarik dan setor tunai, transfer antar rekening BNI, penampungan setoran Bahan Bakar Minyak (BBM) dari PT Pertamina (Persero) dan melayani bill payment (pembayaran tagihan).

Sementara Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Suprajarto menjelaskan pihaknya juga akan menggelar operasional terbatas. Operasional layanan terbatas dijadwalkan berlangsung pada 3-7 Juni 2019 di 229 unit kerja. Selain itu, pada 1-2 Juni 2019 dan 8-9 Juni 2019 sebanyak 155 unit kerja akan beroperasi di akhir pekan.

BERITA TERKAIT

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…

BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…

BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01…