Pacific Place Jakarta Berikan Pendampingan PAUD - Peduli Pendidikan Anak Usia Dini

Pacific Place Jakarta berkerja sama dengan PAUD Institute menjalankan program Sustainable Development Goals (SDGs) dengan melakukan pendampingan bagi empat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di wilayah Jakarta Selatan. Keempat PAUD binaan tersebut adalah PAUD Nurul Iman dan PAUD Al Ishlah Kelurahan Gandaria Utara, PAUD Permata Bunda Kelurahan Cipete Utara, dan PAUD Mawar Kelurahan Rawa Barat.

Menurut Anhar, Advisor CSR Pacific Place Jakarta, pogram tersebut dijalankan sebagai bukti komitmen perusahaan dalam mendukung SDGs poin keempat yaitu peningkatan kualitas pendidikan melalui implementasi program Pacific Place Care sejak tahun 2015.”Komitmen tersebut ditujukan secara lebih spesifik untuk pengembangan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi DKI Jakarta,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dalam pendampingan tersebut, kata Anhar, para peserta akan mendapatkan pelatihan, peningkatan kualitas sarana dan prasarana, penataan ruang kelas, studi banding, serta kegiatan parenting dan konseling bagi guru dan orang tua murid. Menurutnya, program pendampingan ini merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) Pacific Place Care yang fokus pada dua pilar, yakni anak-anak dan lingkungan.

Dirinya berharap, melalui program pendampingan ini kualitas PAUD akan dapat ditingkatkan dan tidak hanya penambahan atau perbaikan sarana dan prasarananya tetapi juga peningkatan kapasitas tenaga pendidik serta orang tua murid sebagai kunci keberhasilan proses belajar anak usia dini.

Sementara itu, Dhanang Sasongko, Direktur PAUD Institute yang juga Sekjen Komnas Anak mengungkapkan, keempat PAUD binaan baru dari Pacific Place Jakarta tersebut akan didampingi selama enam bulan ke depan, terhitung mulai bulan April hingga September tahun ini. Meski demikian, pasca pendampingan para guru PAUD ini masih bisa berkonsultasi kepada PAUD Institut.

Program pendampingan ini terdiri dari program peningkatan kualitas sarana dan prasarana PAUD, peningkatan standar kompetensi guru dan peningkatan kompetensi pola asuh orang tua. Materi untuk orang tua meliputi pendidikan usia dini, pemberian makan bergizi untuk anak, melindungi anak dari budaya kekerasan, dan orang tua mampu membuat media pembelajaran di rumah sehingga orang tua menjadi kreatif.”Kami akan memberikan pelatihan tingkat dasar kepada para guru PAUD yang kebanyakan para ibu rumah tangga. Selain itu, kami juga memberikan pelatihan parenting untuk orangtuanya. Total ada 9 materi pelatihan untuk para guru PAUD dan 4 materi parenting untuk orangtua supaya ada interaksi antara orangtua murid dengan pendidiknya,” tutur Dhanang.

Sampai dengan saat ini, Pacific Place Jakarta telah melakukan pendampingan terhadap 12 PAUD. Kedua belas PAUD tersebut ialah PAUD At-Thalibin di Kelurahan Gandaria Selatan, PAUD Melati Kelurahan Selong, PAUD Kemuning, Kelurahan Petogogan, PAUD Tunas Harapan dan Pelita Bangsa, Kelurahan Cipete Utara, PAUD Wijaya Kusuma, Kelurahan Gandaria Utara, serta PAUD Tulip dan Flamboyan Kelurahan Karet Tengsin, PAUD Pelita Hati Kelurahan Bintaro, PAUD Baiturahman Kemayoran, PAUD Menara Indah Manggarai dan PAUD Tunas Harapan di Kepulauan Seribu. Total sudah ada 16 PAUD yang mendapat pendampingan dari Pacific Place.

Rangkaian acara launching program tersebut diawali dengan acara pelatihan bagi para guru PAUD dengan tema komunikasi dalam pengasuhan serta penyerahan alat permainan edukatif kepada 4 PAUD binaan itu dan papan nama . Selain itu diberikan juga sound system bagi para PAUD dan media pembelajaran, yang dapat membantu anak-anak makin kreatif.”Kami berharap melalui program pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini serta memotivasi para guru dan orangtua untuk bersinergis dalam mewujudkan generasi penerus berkualitas,” jelas Dhanang.

Selain melakukan pendampingan PAUD dengan meningkat kompetensi guru dan orang tua, Pacific Place akan meningkatkan kesejakteraan guru PAUD melalui program warung PAUD. Sebagai pilot project, Pacific Place telah membentuknya di Kelurahan Gandaria Selatan, Jakarta Selatan. “Masih banyak tantang bagi kami untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi guru. Kami memberikan bantuan modal, para guru PAUD dilatih tentang bisnis warung yang menjadi unit bisnis yang kemungkinan bisa lebih besar lagi,” jelas Ari Wahyu, CSR Asisten Manager Pacific Place.

BERITA TERKAIT

Geliat Wisata Edukasi Kopi Sirap - Kongkow Plus Ngopi Nikmat Langsung dari Kebunnya

Indonesia, menurut data Organisasi Internasional Kopi merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Hal…

Semarak Maybank Marathon Bali - Maybank Suarakan Dukungan Hak Disabilitas

Di sela kegiatan acara Maybank Bali Marathon yang merupakan kegiatan tahunan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk tidak pernah abesen untuk…

Selamatkan Hutan Bakau di Semarang - Masyarakat Pesisir Budidaya Perairan Berkelanjutan

Keberadaan hutan bakau memiliki manfaat besar, selain melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan juga bisa meredam gelombang besar termasuk…

BERITA LAINNYA DI CSR

Geliat Wisata Edukasi Kopi Sirap - Kongkow Plus Ngopi Nikmat Langsung dari Kebunnya

Indonesia, menurut data Organisasi Internasional Kopi merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia setelah Brazil, Vietnam, dan Kolombia. Hal…

Semarak Maybank Marathon Bali - Maybank Suarakan Dukungan Hak Disabilitas

Di sela kegiatan acara Maybank Bali Marathon yang merupakan kegiatan tahunan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk tidak pernah abesen untuk…

Selamatkan Hutan Bakau di Semarang - Masyarakat Pesisir Budidaya Perairan Berkelanjutan

Keberadaan hutan bakau memiliki manfaat besar, selain melindungi garis pantai dari abrasi atau pengikisan juga bisa meredam gelombang besar termasuk…