MNCN Bidik Pendapatan Iklan Kreatif Naik 50% - Pacu Pertumbuhan Iklan Digital

NERACA

Jakarta –Geliat industri digital mendorong PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) untuk memacu pertumbuhan bisnisnya. Oleh karena itu, perseroan akan menggenjot bisnis iklan digital sebagai pundi-pundi keuntungan dari sebelumnya format iklan konvensional. MNCN telah memperluas format iklannya menjadi iklan kreatif seperti built-in, iklan virtual, sertaframe squeezesejak 2018. Dalam hal ini, pendapatan dari iklan kreatif diharapkan bisa tumbuh 50% menjadi Rp300 miliar pada 2019.

Investor relation MNCN, Marshall Pheri dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan semua inisiatif digital di atas harus membuat pendapatan digital grup melonjak tahun ini dan seterusnya. Pendapatan digital perusahaan secara konsolidasi telah tumbuh secara signifikan dari Rp89 miliar pada 2017 menjadi Rp261 miliar pada 2018, mewakili pertumbuhan 192%.

MNCN menargetkan pertumbuhan 100% per tahun dari pendapatan digital secara konsolidasi selama 2 tahun ke depan. “Dari sisi pendapatan dari iklan kreatif akan tumbuh paling sedikit sekitar 50% dari Rp200 miliar pada 2018 menjadi Rp300 miliar pada 2019,” ujarnya.

Sejalan dengan ekspansi yang cepat dalam pembelanjaan dan konten iklan digital, MNCN juga mengembangkan sayap di bisnis digitalnya. Di antaranya aktivitas yang meliputi seluler digital, portal online, konten digital (untuk media sosial) dan lisensi untuk perpustakaan konten ke OTT dan platform streaming lainnya.

Dia menuturkan bahwa melalui berbagai salurannya, MNCN telah memiliki lebih dari 37 juta pelanggan dari pasokan konten pendek yang konsisten di YouTube. Selanjutnya, jumlah pengikut total grup di semua platform media sosial memiliki lebih dari 48 juta pengguna. Rencananya pada kuartal III/2019, perseroan akan melakukan ekspansi memperkenalkan dengan memperkenalkan RCTI +, platform digital yang terdiri dari streaming televisi free to air (FTA). Platform ini lanjutnya dilengkapi bebrabagi fitur seperti TV, perpustakaan, dan konten kreatif lainnya.

Adapun konten kreatif, yang terdiri dari bloopers, di belakang layar, audisi, kuis, seri web, termasuk konten bentuk pendek, sedang, dan panjang lainnya secara eksklusif akan didapatkan oleh pengguna RCTI +. Sebagai informasi, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan pada 2018 sebesar Rp391 miliar atau 6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp7,4 triliun.

Pendapatan dari iklan juga merangkak naik sebesar 8% secara tahunan sebesar Rp7,24 triliun dibandingkan pada 2017 sebesar Rp6,7 triliun. Sepanjang kuartal IV/2018, pendapatan iklan membukukan kenaikan signifikan 10% secara tahunan menjadi Rp1,8 triliun. Hal ini didiorong oleh inisiatif untuk memanfaatkan iklan digital telah mulai berlaku pada 2018. Disebutkan, iklan digital mencatat peningkatan yang signifikan sebesar 192% menjadi Rp261 miliar dibandingkan pada 2017 sebesar Rp89 miliar .

BERITA TERKAIT

Genjot Pertumbuhan Investor - BEI Gelar Sekolah Pasar Modal HIPWI FKPPI

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus perluas edukasi  manfaat pasar…

Raih Global Islamic Finance Awards - Pasar Modal Syariah Indonesia Terbaik di Dunia

NERACA Jakarta –Kesekian kalinya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapatkan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2019 untuk kategori…

WEGE Catatkan Kontrak Baru Rp 5,2 Triliun

NERACA Jakarta – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatatkan kontrak baru hingga pekan pertama September 2019 mencapai Rp5,2…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…