Muamalat Raih Untung Rp273 Miliar - Pada 2011

NERACA

Jakarta-- PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengklaim sukses meraih laba sekitar Rp273,6 miliar pada akhir 2011. Laba ini naik sekitar 60,6% disbanding 2011 yang sebesar Rp170,9 miliar. Adapun naiknya laba bank syariah ini lantaran pendapatan marjin murabahah meningkat jadi Rp1,078 triliun dari sebelumnya Rp689,3 miliar. Pendapatan bagi hasil musyarakah juga naik jadi Rpp772,9 miliar dari sebelumnya Rp572,6 miliar.

Disisi lain pendapatan dari bank lain (pendapatan bagi hasil mudharabah) sertifikat investasi mudharabah antarbank naik menjadi Rp1,7 triliun dari sebelumnya yang hanya Rp357 miliar. Selanjutnya, laba operasional perseroan naik menjadi Rp383,6 miliar dari sebelumnya Rp238,4 miliar. Serta laba tahun berjalan menjadi Rp371,67 miliar dari sebelumnya Rp231 miliar.

Posisi CAR dengan memperhitungkan risiko penyaluran dana turun menjadi 12,05 persen dari sebelumnya 13,32 persen. Sementara rasio kredit bermasalah (NPF) gross turun jadi 2,6 persen menjadi 4,32%. Total aset Bank Muamalat juga naik menjadi Rp32,5 triliun pada akhir 2011 dibandingkan 2010 yang sebesar Rp21,4 triliun.

Sebelumnya, Direktur Korporasi Bank Muamalat Luluk Mahfudah mengatakan Bank Muamalat menargetkan pembiayaan untuk korporasi di tahun depan naik 39 persen sebesar Rp12,3 triliun dibandingkan angkanya tahun ini. "Tahun depan kita akan terus fokus di pembiayaan ritel karena lebih tahan terhadap risiko pada dua tahun terakhir, kita juga terus perkuat fondasi, IT dan infrastruktur agar (pembiayaan di korporasi) di 2012 akan terus growing," ungkapnya

Luluk menambahkan, pada November ini, pembiayaan di sektor korporasi mencapai Rp9 triliun di mana sektor energi, pembangkit listrik, pertambangan, serta minyak dan gas (migas) memiliki porsi terbesar. "Di 2010 lalu, pembiayaan korporasi kita senilai Rp7,6 triliun," tandasnya. **cahyo

Related posts