Telkomsel Targetkan Pertumbuhan Bisnis 5%

NERACA

Jakarta – Di tahun 2019, PT Telkomsel masih menaruh asa industri telekomunikasi bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, anak usaha dari PT Telkom Indonesia Tbk ini berharap bisa mencatatkan pertumbuhan rata-rata sekitar 4-5%.“Kami berharap bisa tumbuh di atas rata-rata industri,”kata Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah di Jakarta, kemarin.

Dirinyapun optimis perseroan mampu merealisasikan target tersebut karena dilandasi beberapa faktor, seperti registrasi kartu SIM prabayar yang mulai membuahkan hasil, misalnya pelanggan lebih loyal. Persaingan antar operator juga disebutnya kini lebih rasional sehingga harga data internet relatif lebih stabil. Bersama dengan layanan digital seperti game, video, dan IoT, data internet, menurut Ririek, adalah penyumbang terbesar pendapatan Telkomsel dengan kontribusi mencapai 61% di kuartal pertama 2019.

Sementara itu, kontribusi layanan legacy yakni panggilan suara (voice) dan pesan singkat (SMS) berangsur menurun hingga hanya tercatat sebesar 39% pada periode waktu yang sama. “Untuk data dan digital kami sebut non-legacy. Sampai akhir tahun kami harap kontribusinya sudah mencapai sekitar 70%,” imbuh Ririek.

Tren pertumbuhan Telkomsel, lanjut dia, sebenarnya sudah mulai mengemuka pada kuartal pertama 2019 saat operator seluler yang identik dengan warna merah itu membukukan pendapatan Rp 22,18 triliun atau naik 1,4% dari periode yang sama tahun lalu. Operator- operator seluler lain yang termasuk dalam tiga besar, yakni Indosat Ooredoo dan XL Axiata, turut menunjukan kecenderungan yang sama. Indosat melaporkan pendapatan sebesar Rp 4,9 triliun pada kuartal pertama 2019 atau naik 6,9% dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Sementara, XL Axiata turut mencatat pertumbuhan sebsar 9%.

Selain itu, kata Ririek, perseroan terus mempertegas komitmennya untuk mengakselerasi negeri. Telkomsel memperkenalkan tiga pilar inovasi digitalnya yang terdiri dari The NextDev, Telkomsel Innovation Center (TINC) dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), sebagai platform penyokong ekosistem digital nasional.

Meski ketiganya memiliki kesamaan misi dalam membangun ekosistem bagi startup, namun The NextDev, TINC dan TMI masing-masing memilki fokus yang berbeda untuk dapat memberikan kontribusi pada berbagai tahap perkembangan startup, seperti talent scouting, inkubasi, go-to-market maupun strategic investment.”Dalam waktu yang tidak lama lagi, Indonesia akan menjadi salah satu negara dengan kekuatan ekonomi kreatif digital terbesar di Asia. Telkomsel ingin mengambil peran dengan menjadi inspirasi dan memberikan akomodasi yang berkelanjutan bagi para technopreneur Indonesia dengan fokus pada penggunaan teknologi terkini layaknya sebuah startup yang tangkas, efektif, dan mampu bertahan di segala kondisi.

Melalui wadah yang diakomodasi oleh tiga pilar inovasi digital Telkomsel dari The NextDev, TINC dan TMI, Telkomsel membantu startup merealisasikan inovasi-inovasinya guna mendukung transformasi berbagai industri di Indonesia.

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama HIPMI - ModalSaham Siap Bawa Perusahaan IPO

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal dengan mengajak pelaku usaha go public, ModalSaham sebagai perusahaan starup akan menggandeng…

Produksi Nikel Vale Indonesia Terkoreksi 6,81%

NERACA Jakarta –Besarnya potensi kenaikan permintaan nikel di pasar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus memacu produksi nikel, meskipun di…

Progres Pabrik di Sumses Capai 30% - Buyung Poetra Perbesar Kapasitas Produksi Beras

NERACA Jakarta – Meskipun tengah dihadapkan pada kondisi musim kemarau yang berkepanjangan, emiten produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…