PT Bio Farma Kembangkan Dua Desa Wisata

NERACA

Banyak perusahaan swasta kini mengembangkan apa yang disebut Corporate Social Responsibility (CSR). CSR adalah pengambilan keputusan yang dikaitkan dengan nilai-nilai etika, memenuhi kaidah-kaidah dan keputusan hukum dan menghargai manusia, masyarakat dan lingkungan

Berkenaan dengan hal tersebut, PT Bio Farma (Persero) turut berperan untuk mengembangkan dua desa wisata di kawasan pantai laut selatan Jawa Barat yang ditargetkan menjadi tempat kunjungan wisata unggulan di masa depan.

Direktur Utama PT Bio Farma Iskandar mengatakan bahwa PT Bio Farma membantu dalam program desa binaan sinergis dengan program pemerintah. Salah satunya pengembangan potensi dan infrastruktur wisata, dan mendorong ekonomi masyarakat dengan pemanfaatan potensi laut. “Tahap pertama kami kembangkan desa wisata di Desa Pangumbahan Kecamatan Ciracap, Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, dan satu lagi di pantai selatan Kabupaten Garut,” kata Direktur Utama PT Bio Farma Iskandar.

Pengembangan Desa Mandiri di kawasan pantai laut selatan itu, terang iskandar, akan terus dilakukan secara kontinyu, terutama dalam pengembangan ekonomi masyarakat dan bersinergis dalam program konservasi. “Kami belum bergerak di sektor konservasi namun tetap bersinergi, salah satunya dalam penangkaran tukik atau anak penyu,” katanya.

Melalui kegiatan fokus group di Desa Pangumbahan Ujung Genteng, PT Bio Farma melakukan pembangunan jembatan, pengerasan jalan serta mendorong program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, PT Bio Farma juga menyebar 88.000 ekor ikan nila, penghijauan serta menghijaukan dermaga green forest di satu sungai yang melintas di desa itu.

Terkait rencana pengembangan desa binaan wisata di Garut Selatan, juga mengembangkan desa terpencil di kawasan pantai Garut Selatan yang potensial menjadi obyek wisata unggulan di masa depan. “Target kami minimal ada dua desa wisata di kawasan pantai selatan, kami bekerja sama dengan potensi daerah dan stakeholder terkait,” kata Iskandar.

Related posts