Risiko Investasi Batubara

NERACA

Keberhasilan suatu perusahaan tentu dapat kita segera kenali dari seberapa besar keuntungan yang diperolehnya, namun hal ini bisa saja menjadi menjadi tolok ukur yang salah karena masih ada beberapa faktor yang perlu dinilai terkait dengan keberhasilan perusahaan.

Pengamat Pasar Modal Ridwan Novayanto Selasa (20/03) mengatakan, nilai bisnis yang dimiliki oleh perusahaan kontraktor tambang batubara kebanyakan memiliki nilai bisnis yang cukup fantastis namun memiliki risiko yang fantastis juga tentunya, sehingga seringkali perusahaan tambang ini seringkali keteteran dalam melakukan penglolaan risiko karena jika terdapat kesalahan dalam pengelolaannya bisa dengan segera membuat kerugian yang dapat menghancurkan perusahaan tersebut.

Lanjutnya, risiko yang terbesar yang dimiliki oleh perusahaan ini adalah ketika tidak dapat memenuhi kontrak perjanjian yang sudah disepakati dengan owner tambang, contohnya adalah target batubara yang dapat dihasilkan dalam kuartal pertama sebesar 50.000 bcm.

Untuk melakukan pencapaian hal ini tentu tidak mudah, seringkali terjadi kendala atas unit yang terbatas sehingga tidak dapat dilakukannya kegiatan produksi, unit yang rusak sehingga harus mengeluarkan biaya maintenance yang cukup besar, dan ini semua terkait dengan pengelolaan cashflow yang baik agar risiko tersebut dapat ditangani dan pada akhirnya mencapai target perusahaan.

Seiring dengan perkembangan yang ada saat ini, perusahaan kontraktor tambang batubara dapat mengelola dan menangani risiko tersebut dengan menggunakan ERP (Enterprise Resource Planning) karena penggunaan ERP yang memadai akan cepat memacu manajemen untuk cepat tanggap atas risiko yang terjadi.

Ridwan mengatakan, Penggunaan ERP akan sangat bermanfaat dalam melakukan penilaian atas cashflow perusahaan kontraktor tambang batubara karena dapat dilihat dari tren biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan tambang baik fixed maupun variable cost.

Saat ini kita tidak membahas satu persatu terkait dengan biaya-biaya tersebut namun kali ini kita perlu dengan cermat memberikan keputusan yang cepat atas risiko yang ada sehingga dapat segera ditangani dan ERP dapat menjadi jalan keluarnya.

Jika anda cukup mengikuti perkembangan ERP yang ada saat ini pasti anda dapat menyebutkan vendor ternama ERP antara lain SAP, ORACLE, SYSPRO, dan banyak lainnya lagi. Segera kenali risiko perusahaan anda, pastikan risiko terbesar yang dapat terjadi, design pengelolaan risiko manual dan jalankan penanganan risiko cashflow anda dengan memberikan keputusan yang cepat, semua hal tersebut dapat anda lakukan dengan bantuan ERP yang memadai. (sahlan)

Related posts