MAPA Targetkan Kontribusi Bisa Sampai 5% - Optimalkan Penjualan Lewat Digital

NERACA

Jakarta – Memanfaatkan pertumbuhan digital saat ini, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) akan mulai menggenjot penjualan digital di tahun depan. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan penjualan perseroan lewat digital yang masih rendah,”Tahun lalu kontribusinya masih kecil, yakni sebesar 2% dan mengharapkan selama 2 tahun ke depan bisa menyentuh 5%,”kata Sekretaris PerusahaanMAPA, Ratih D. Gianda di Jakarta, kemarin.

Saat ini, perseroan telah memiliki platform digital sepertiplanetsports.asiadankidzstasion.asia yang baru dimulai tahun lalu.Disamping itu, lanjutnya, perseroan juga akan mengembangkan usaha di e-commerce. Maka untuk mendanai usaha tersebut, perseroan akan memanfaatkan dividen yang ditahan untuk pengembangan bisnis.

Selama kuartal pertama, tercatat MAPA telah membuka lebih dari 100 gerai. Tahun ini MAPA berencana memperluas pertumbuhan toko 10% dari 195 000 meter persegi yang dicapai pada tahun lalu. Ekspansi lainnya juga akan dilakukan dengan membuka 5 toko—6 toko di Vietnam.

Alokasi dana yang dianggarkan untuk sejumlah ekspansi tersebut adalah Rp300 miliar, lebih besar dibandingkan tahun lalu senilai Rp253 miliar.“Sebenarnya, EBITDA itu kan depresiasi dari 2018 selain kita berkembang SSSG, kita juga menambah gerai untuk multibrand dan monobrand. Tapi yang paling penting adalahnet income,” tekannya.

MAPA melakukan ekspansi gerai dengan konsep multibrand dan monobrand. Kedua konsep itu juga menyasar segmen masyarakat yang berbeda. Seperti Planet Sport Athlete Foot untuk multibrand dan Sports Station. Semakin beragamnya produk, maka investasinya akan lebih besar. Sementara Presiden Direktur MAPA, Michael David Capper mengatakan, perusahaan lebih menerapkan pendekatan terkait kesehatan dan latihan kebugaran dalam menjual produk-produknya.

Menurut dia, media sosial seperti instagram digunakan MAPA untuk memberikan nasihat mengenai kesehatan dan merekomendasikan produk apa yang cocok digunakan untuk latihan kebugaran.Dari sana, konsumen akan digiring ke DTC online flagship MAPA.“Dari Instragram, konsumen bisa beli ke PlanetSport.Asia kemudian barangnya akan dikirim langsung ke pembeli,”ujarnya.

Saat ini MAPA telah memiliki akun Instragram Planetsportsrun. Sebentar lagi, perusahaan ini akan merilis PlanetsportsWALK dan PlanetSportsGYM. Asal tahu saja, perusahaan retail yang juga merupakan anak usaha dari PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) memiliki tiga fokus lini bisnis, yaitu produk olahraga, leisure, dan anak-anak. Per tahun 2018, produk olahraga menyambang 76% terhadap pendapatan bersih MAPA. Disusul oleh produk leisure sebanyak 13% dan produk anak-anak 11%.

Sebagai informasi, pendapatan MAPA per 2018 tumbuh 23% secara tahunan, dari 5,1 triliun menjadi Rp 6,2 triliun. Sementara itu, pendapatan bersih MAPA per kuartal I-2019 adalah Rp 1,51 triliun atau meningkat 14,7% dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,32 triliun.

BERITA TERKAIT

Kasus SAT Tidak Bisa Dikaitkan Dengan SN

Kasus SAT Tidak Bisa Dikaitkan Dengan SN NERACA Jakarta - Kasus Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT) sangat berlainan dan tidak bisa…

Pangkas Beban Utang - Sidomulyo Cari Modal Lewat Rights Issue

NERACA Jakarta -Perusahaan jasa angkutan kimia PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) berencana mencari pendanaan di pasar modal lewat aksi korporasi…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun…

Pool Advista Finance Jajaki Terbitkan MTN

Pacu pertumbuhan pembiayaan baru, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terus perkuat likuiditas. Maka guna memenuhi kocek tebal tersebut, perusahaan…