Sillo Maritime Raih Pinjaman US$ 36,77 Juta

Danai pembelian kapal baru untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan, PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP) memperoleh pinjaman US$ 36,77 juta dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Pinjaman itu tertuang dalam perjanjian perseroan dengan BMRI pada tangal 16 Mei 2019. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kata Direktur Utama SHIP, Herjati, pinjaman yang diraih akan menunjang secara langsung kegiatan operasional perseroan. Selain itu, pinjaman tersebut tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan perseroan. Disebutkan, pinjaman itu dalam bentuk kredit investasi 1 yang akan digunakan untuk pembiayaan kembali asset eksisting 1 unit kapal CST SHIP III senilai US$30 juta dan Kredit investasi 2 yang akan digunakan untuk pembiayaan kembali aset eksisting 1 unit kapal FSO Petrostar sebesar US$ 6,774 juta.

Sebagai informasi, perseroan pernah menyampaikan rencana untuk menambah kapal baru. Tak hanya itu emiten pelayaran ini juga berencana untuk mencari mitra kontrak baru untuk menambah pendapatan. Nadya Victaurine, Corporate Secretary PT Sillo Maritime Perdana Tbk tahun ini berencana menganggarkan capital expenditure (capex) untuk keperluan ekspansi penambahan kapal baru.

Sayangnya jumlah nilai pembelian atau capex tersebut belum dibeberkan. Nadya menambahkan dana ekspansi tersebut dapat bersumber dari pinjaman bank dalam negeri dan dari pembiayaan sendiri (surplus kas perusahaan). Selain itu pengeluaran untuk modal capex juga digunakan untuk biaya dry dock atau maintenance kapal.

Sedangkan untuk pembelian kapal baru masih dalam tahap perencanaan sesuai kontrak baru yang akan didapatkan. Sebagai informasi, total kapal yang dimiliki SHIP hingga Maret 2019 adalah sebanyak 15 kapal. Sebanyak 14 di antaranya berstatus aktif beroperasi (on hire) sedangkan ada satu unit berstatus standby vessel.

BERITA TERKAIT

Tugas Kolektor Pinjaman Online: Menjembatani Penyedia Jasa dan Nasabah

Tugas Kolektor Pinjaman Online: Menjembatani Penyedia Jasa dan Nasabah NERACA Jakarta – Jika ada divisi yang paling disibukkan dalam industri…

KKP Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK

NERACA Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia…

Pertahankan Tradisi Tahunan, Kemenperin Raih Opini WTP

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk laporan keuangan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun…

Pool Advista Finance Jajaki Terbitkan MTN

Pacu pertumbuhan pembiayaan baru, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terus perkuat likuiditas. Maka guna memenuhi kocek tebal tersebut, perusahaan…