Xdana Investa Rilis Aplikasi Xdana Syariah - Optimalkan Reksa Dana Syariah

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan industri reksadana syariah lebih pesat lagi, berbagai macam inovasi dilakukan manejer investasi untuk menarik masyarakat berinvestasi di pasar modal syariah lebih aktif lagi. Langkah inilah yang dilakukan PT Xdana Investa Indonesia yang meluncurkan aplikasi Xdana Syariah. Aplikasi ini khusus untuk produk-produk reksadana syariah yang dikelola Xdana.

Direktur PT Xdana Investa Indonesia, Imas Suryati Sihombing mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, menjadikan produk investasi berbasis syariah sebagai produk yang potensial.”Produk-produk syariah mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dalam 5 tahun terakhir, khususnya produk reksadana syariah, saat ini user kami sudah diatas 1000 akun dengan estimasi dana Rp4,5 Milliar” ungkapnya di Jakarta, kemarin.

Walaupun kondisi pasar sedang terpuruk akibat ketidakpastian global, Xdana yakin akan pertumbuhan reksadana syariah masih potensial di Indonesia. Perseroan menargetkan 10 ribu user baru tahun ini pada aplikasi Xdana Syariah. “Saat ini user kami sudah di atas 1.000, dengan total dana kelolaan Rp4,5 miliar,” kata Imas.

Walaupun kondisi pasar sedang terpuruk, Xdana tetap optimistis akan pertumbuhan reksa dana syariah milik mereka. Apalagi investasi di reksa dana tidaklah mahal. Bahkan Xdana Syariah menawarkan nominalRp10.000 saja agar bisa masuk berinvestasi. “Enggak ada istilah investasi itu menunggu market, tapi yang paling penting itu discipline regular investment, tanpa melihat volatilitas pasar,” kata Imas.

Di tahun 2014 produk reksadana syariah terdaftar sebanyak 74 produk dan di tahun 2019 bertambah menjadi sebanyak 242 produk. Demikian total asset atau dana kelolaan produk reksadana syariah per-22 Maret 2019 telah mencapai Rp 34,62 triliun atau bertumbuh sekitar 24,7% dari tahun 2017.

Menurut Imas, pertumbuhan ini menjadi salah satu indikator bahwa makin maraknya produk reksadana syariah dan makin bertambahnya minat masyarakat terhadap produk reksa dana syariah sebagai alternatif investasi. Xdana juga melihat bahwa masyarakat mengharapkan bisa berinvestasi pada platform khusus reksadana berbasis syariah dengan cara mudah dan terjangkau. Hal-hal diatas inilah yang mendasari dibentuknya Xdana Syariah, aplikasi khusus reksadana syariah bagi masyarakat.“Aplikasi Xdana Syariah diharapkan dapat menjadi solusi untuk kebutuhan para investor pasar modal yang ingin berinvestasi pada produk-produk reksadana syariah,” ujarnya.

Sebelumnya,pertumbuhan dana reksadana syariah pada 2017, pertumbuhan reksadana syariah berada di 89,87% atau senilai Rp28,31 triliun. Namun di 2018 sebesar 21,83% atau Rp34,49 triliun. Untuk diketahui pada April, total dana kelolaan reksa dana syariah sempat merosot 4,68% atau Rp35,37 triliun dari posisi Maret sebesar Rp37,11 triliun.

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama HIPMI - ModalSaham Siap Bawa Perusahaan IPO

NERACA Jakarta – Dukung pertumbuhan industri pasar modal dengan mengajak pelaku usaha go public, ModalSaham sebagai perusahaan starup akan menggandeng…

Produksi Nikel Vale Indonesia Terkoreksi 6,81%

NERACA Jakarta –Besarnya potensi kenaikan permintaan nikel di pasar, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) terus memacu produksi nikel, meskipun di…

Progres Pabrik di Sumses Capai 30% - Buyung Poetra Perbesar Kapasitas Produksi Beras

NERACA Jakarta – Meskipun tengah dihadapkan pada kondisi musim kemarau yang berkepanjangan, emiten produsen beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…