BEI Pemegang Saham Pefindo Biro Kredit

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menjadi pemegang saham Pefindo Biro Kredit (PBK). Hal tersebut diputuskan melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) 2019. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyebutkan, rapat menyetujui penambahan modal ditempatkan dan disetor perseroan sekaligus menyetujui masuknya BEI sebagai pemegang saham PBK. PBK kini hanya menguasai sekitar 31% kepemilikan saham.

Dengan masuknya BEI, maka komposisi kepemilikan saham PBK diurutan pertama tetap ditempati oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia diikuti oleh PT Bursa Efek Indonesia, PT Pegadaian, PT Sigma Cipta Caraka, PT Taspen, PT Consumer Information Consulting dan Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia.

Direktur Utama PBK, Yohanes Arts Abimanyu menyakini, keberadaan dan posisi strategis BEI di industri keuangan nasional akan mampu mendorong pertumbuhan usaha perseroan. Tidak hanya itu, bergabungnya BEI dapat sekaligus mewujudkan misi untuk memperkuat sistem keuangan nasional melalui penyediaan layanan dan solusi informasi perkreditan yang handal, terpercaya, dan berstandar internasional.”Melalui tambahan modal ini, total ekuitas PBK akan bertambah sehingga struktur permodalan akan lebih kuat dan mampu mempercepat realisasi pengembangan usaha guna meningkatkan layanan kepada anggota kami termasuk penetrasi ke sektor pasar modal,” kata Yohanes.

Untuk memenuhi kebutuhan Anggota dan memberikan nilai tambah atas layanannya, PBK akan terus memperbanyak variasi produk dan memperluas data non kredit guna menjawab kebutuhan pasar dan industri. Lebih jauh, Abimanyu menambahkan PBK telah menyusun product roadmap yang disesuaikan dengan perkembangan di industri terkini dan yang akan terus berkembang hingga 3-5 tahun mendatang.

Selanjutnya, guna menjaga kelangsungan pertumbuhan usaha, PBK akan memperbanyak variasi produk dengan mengandalkan dukungan sistem teknologi informasi terkini dan teruji. “Saat ini kami dalam kajian pengembangan beberapa produk untuk memenuhi kebutuan pasar. Kalau tidak ada halangan, tahun ini siap untuk diluncurkan,” jelas Abimanyu.

BERITA TERKAIT

Pintar Nusantara Terbitkan MTN US$ 40 Juta

Guna mendanai pengembangan bisnisnya, perusahaan investasi yang memiliki spesialisasi di industri satelit telekomunikasi PT Pintar Nusantara Sejahtera menerbitkan surat utang…

Convivial Navigation Investor Baru PSSI

Setelah merampungkan aksi korporasi berupa pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement, PT Pelita…

Sritex Tetapkan Kupon Obligasi 7,25%

Emiten tekstil dan garmen terintegrasi, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex menawarkan tingkat kupon obligasi sebesar 7,25% per…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…