Kapitalisasi Pasar Sepekan Anjok 6,15%

NERACA

Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kapitalisasi pasar atau market capitalization pada pekan kemarin periode 13-17 Mei 2019 susut 6,15% atau senilai Rp 435 triliun menjadi Rp 6.629,63 triliun pada perdagangan Jumat (17/5) dari Rp 7.064,09 triliun pada penutupan pekan lalu. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Kapitalisasi pasar atau market capitalization adalah nilai saham seluruh perusahaan yang sahamya tercatat di papan bursa. Sejalan dengan itu, pada periode yang sama selama sepekan, IHSG juga turun 6,16% ke level 5.826,87 dari 6.209,12 pada penutupan pekan lalu. Jika menarik lebih ke belakang pada kuartal I-2019, kapitalisasi pasar di posisi Rp 7.356 triliun. Dengan demikian, sejak akhir Maret 2019 hingga akhir pekan ini, kapitalisasi bursa sudah menguap Rp 727 triliun atau sekitar 10,9%.

Sementara pada akhir kuartal I-2019, posisi IHSG berada di level 6.468. Dengan demikian, sejak akhir Maret 2019 hingga akhir pekan kemarin, IHSG sudah turun 642 poin. Adapun kapitalisasi pasar pada akhir 2018 mencapai Rp 7.023 triliun dan posisi IHSG di posisi 6.194. Sedangkan kapitalisasi pasar pada akhir 2017 sebesar Rp 7.052 triliun dan posisi IHSG di level 6.355.

Selain itu, IHSG sepekan kemarin juga turun 6,16% ke level 5.826,87 dari 6.209,12 pada penutupan pekan lalu. Sementara investor asing sepanjang pekan kemarin telah melakukan jual bersih saham (net sell) sebesar Rp 3,69 triliun. Perinciannya pada perdagangan Senin (13/5), investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp 565 miliar di pasar reguler. Saat itu, IHSG ditutup turun 73 poin ke posisi 6.136 dari perdagangan pekan sebelumnya 6.209.

Pada perdagangan Selasa (14/5/), aksi jual bersih investor asing nyaris mencapai Rp 1 triliun atau tepatnya Rp 998,91 miliar. Sejalan itu, IHSG ditutup ambles 1,05% ke posisi 6.071. Sementara pada perdagangan Rabu (15/5), investor asing kembali melanjutkan aksi jual portofolio sahamnya sehingga membukukan jual bersih sebesar Rp 510 miliar di pasar reguler. IHSG turun 61,5 poin ke 6.000,8.

Pada perdagangan Kamis (16/5), investor asing pun masih cenderung melanjutkan aksi jual sahamnya. Asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 828 miliar di pasar reguler. Sementara IHSG tergerus 63 poin ke 5,917. Di pengujung pekan atau Jumat (17/5), investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp 789 miliar. Sedangkan IHSG ditutup turun 68,8 poin (1,17 persen) ke level 5.826,8.

BERITA TERKAIT

Dominasi Impor Barang China Penuhi Pasar Domestik

      NERACA   Jakarta – Ketergantungan akan barang China tak bisa dianggap enteng. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat…

Peluang Mata Uang Digital Libra Di Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta - Ketua Indonesia Blockchain Society, Ery Punta H, menjelaskan mata uang digital (cryptocurrency) "Libra" besutan Facebook memiliki peluang untuk digunakan…

DPRD Jabar Inisiasi Pembentukan Raperda Pusat Pasar Distribusi

DPRD Jabar Inisiasi Pembentukan Raperda Pusat Pasar Distribusi NERACA Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Indonesian Tobacco Patok IPO Rp219 Persaham

NERACA Jakarta - Perusahaan pengolahan tembakau, PT Indonesian Tobacco Tbk menawarkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) senilai Rp219 per…

Tridomain Tawarkan Bunga Obligasi 10,75%

PT Tridomain Performance Materials Tbk. (TDPM) menawarkan obligasi II tahun 2019 senilai Rp400 miliar. Berdasarkan prospektus ringkas yang dirilis perseroan di…

Saham LUCK Masuk Dalam Pengawasan BEI

Lantaran telah terjadi peningkatan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), kini perdagangan saham PT Sentra Mitra…