Gubernur NTB Optimis Fasilitas MotoGP Tuntas dan Mensejahterahkan

Gubernur NTB Optimis Fasilitas MotoGP Tuntas dan Mensejahterahkan

NERACA

Jakarta - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zulkieflimansyah mendampingi Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo saat meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, pada Jumat (17/5). Presiden Jokowi berkunjung ke Pemprov NTB bertujuan untuk meninjau sejumlah fasilitas yang dimiliki kawasan KEK Mandalika yang telah Presiden Jokowi resmikan 20 Oktober 2017 lalu. Percepatan KEK Mandalika merupakan persiapan Pemerintah Pusat dan Pemprov NTB untuk menjadi tuan rumah untuk MotoGP pada tahun 2021.

Gubenur NTB, Zulkieflimansyah mengungkapkan kunjungan Presiden Jokowi adalah untuk meninjau langsung progres KEK Mandalika.“Pertama saya ingin mengucapkan terimakasih atas kunjungan Presiden Jokowi ke Mandalika, jadi pada hari ini saya dan Presiden Jokowi meninjau sejumlah fasilitas yang dimiliki kawasan yang disebut Bali baru tersebut,” ungkap Gubenur Zulkieflimansyah.

Selanjutnya, Gubenur NTB, Zulkieflimansyah memaparkan beberapa fasilitas yang harus diselesaikan untuk persiapan menjadi tuan rumah MotoGP2021.“Fasilitas tersebut diantaranya kamar mandi, bay watch atau Bale Wisata, serta melihat denah pembangunan jalan By Pass yang akan dibangun dari Bandara Internasional Lombok menuju KEK Mandalika,” papar Gubenur Zulkieflimansyah.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempercepat pembangunan di KEK Mandalika, selanjutnya untuk anggaran semua sudah ditanggung Pemerintah Pusat, bahkan kontruksi paling lambat sampai Januari tahun depan, jalan by pass luasnya mencapai 50M sehingga luas sekali dan Bandara juga akan kami perpanjang dan perbesar itu semua merupakan langkah kami untuk melakukan persiapan menjadi tuan rumah MotoGP 2021,” tambah Gubernur Zulkieflimansyah.

Gubernur yang kerap disapa Bang Zul berharap, “Semoga pembangunan fasilitas pendukung MotoGP 2021 memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat NTB. Kawasan Mandalika ini sangat indah dan merupakan karunia Allah yang luar biasa, saya berharap kawasan ini tetap terjaga baik fasilitasnya maupun kelestarian alamnya. Saya juga berharap dengan rampungnya KEK Mandalika dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Provinsi NTB ditambah setelah ajang MotoGP nanti semakin banyak turis lokal maupun mancanegara yang semakin mengenal dan berkunjung NTB,” harapnya.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo menjelaskan progres KEK Mandalika, “Sampai saat ini Bandara sudah, jalan sudah penetapan lokasinya. Sehingga kita harapkan konstruksi selesai paling lambat Januari 2020. KEK Mandalika saat ini juga sudah terlihat bagus dan mengalami progres pembangunan yang signifikan. Saya harap pada MotoGP 2021 mendatang akan berdampak baik pada pertumbuhan ekonomi, baik di NTB maupun Indonesia,” tutup Presiden Jokowi.

Perlu diketahui, KEK Mandalika merupakan kawasan yang terletak di Kute, Lombok Tengah-NTB. Pada kesempatan tersebut hadir pula Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (Menteri PUPR-RI), Basuki Hadimuljono, Bupati Lombok Tengah, Suhaili FT, Jajaran Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dan sejumlah pejabat lainnya. Mohar

BERITA TERKAIT

BRI Siapkan Fasilitas Bank Notes untuk Jamaah Haji

  NERACA   Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menjadi bank yang memfasilitasi Badan Pengelola Keuangan Haji…

Soal Tiket "Mahal" dan Nasib Maskapai Nasional

Oleh: Metta Dharmasaputra, CEO Katadata.co.id Jalur udara, tak lagi menjadi primadona arus mudik Lebaran tahun ini. Tiket pesawat yang naik…

Harkopnas 2019 Akan Bernuansa Milenial dan Budaya Lokal

Harkopnas 2019 Akan Bernuansa Milenial dan Budaya Lokal NERACA Jakarta - Untuk pertama kali, puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas)…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Gelar Sarasehan Tani Nasional

Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia Gelar Sarasehan Tani Nasional NERACA Malang - Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) bekerjasama dengan Universitas Brawijaya…

Restorasi Gambut di Sumsel Butuh Rp92 Miliar

Restorasi Gambut di Sumsel Butuh Rp92 Miliar  NERACA Palembang - Restorasi gambut di Sumatera Selatan (Sumsel) membutuhkan dana Rp92 miliar…

Dua Perajin Bali Dapat Sertifikat HKI Dari Kemenkop

Dua Perajin Bali Dapat Sertifikat HKI Dari Kemenkop NERACA Denpasar - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga memberikan sertifikat Hak…