Semen Baturaja Bagi Dividen Rp 18,97 Miliar

NERACA

Jakarta – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) akan membagikan dividen untuk tahun buku 2018 sebesar Rp18,97 miliar.“Hasil rapat umum pemegang saham tahunan menetapkan total dividen yang dibagikan kepada pemegang saham sebesar Rp18,97 miliar. Jumlah dividen ini setara dengan 25% dari laba bersih pada 2018,”kata Vice President Corsec SMBR, Basthony Santri di Jakarta, Kamis (16/5).

Sepanjang tahun 2018 kemarin, perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp76,07 miliar, turun 48,12% dibandingkan dengan laba bersih pada 2017 sebesar Rp146,64 miliar.Lebih lanjut, sisa laba bersih tahun lalu sebesar Rp57,1 miliar ditetapkan sebagai cadangan lainnya atau sebagai laba ditahan yang digunakan untuk investasi Semen Baturaja dan pengembangan beberapa terminal perseroan.

Dividen pay out ratio untuk tahun buku 2018 sama dengan dividen pay out ratio tahun buku 2017. "Tahun sebelumnya sama, 25%. Secara prospektus saat IPO dividen minimal 25% dari laba bersih. Dengan demikian pemegang saham mayoritas memutuskan dividen 25%," katanya.

Tahun ini, emiten produsen semen ini berusaha menjaga pertumbuhan volume penjualan di atas 20% atau ditargetkan mencapai 2,75 juta ton atau tumbuh 26% dibanding tahun 2018 sebesar 2,18 juta ton. Perseroan sendiri optimistis dapat menjaga pertumbuhan volume penjualan seiring dengan besarnya pangsa pasar di wilayah distribusi emiten ini.“Demand untuk wilayah pemasaran kami di Sumatra Selatan, Lampung, Jambi, Bengkulu dan Bangka Belitung pada tahun 2018 mencapai 6,9 juta ton atau tumbuh 9% dibanding tahun 2017, sehingga kami optimis target 2,75 juta ton dapat tercapai,”kata Jobi Triananda Hasjim, Direktur Utama Semen Baturaja.

SMBR optimis prospek permintaan semen di wilayah Sumatra Bagian Selatan akan terus meningkat seiring dengan beroperasinya jalan tol Trans Sumatra dari Bakauheni sampai Palembang yang beroperasi April 2019. Emiten sektor industri dasar ini mengharapkan multiplier effect dari pembangunan infrastruktur pemerintah yang diharapkan akan memunculkan sentra ekonomi baru di sepanjang jalan tol tersebut yang nantinya akan mendongkrak konsumsi semen. "Juga masih menantikan proyek jalan tol berikutnya seperti Palembang-Bengkulu dan Palembang-Jambi,”jelasnya.

Dari sisi operasional, SMBR saat ini memiliki dua pabrik di Baturaja dengan kapasitas produksi 3,85 juta ton per tahun. Pemenuhan kebutuhan armada angkutan semen juga sudah terpenuhi pada November tahun lalu yang menambah optimisme manajemen untuk mencapai target tahun ini. Dari sisi kinerja keuangan, SMBR menargetkan pertumbuhan laba bersih setelah sebelumnya laba bersih mengalami konsolidasi pada tiga tahun terakhir.“Untuk bottom line, tahun ini merupakan momentum bagi SMBR untuk rebound setelah tahun-tahun sebelumnya laba bersih tertekan sehubungan dengan beroperasinya pabrik Baturaja II,” kata Jobi.

BERITA TERKAIT

Genjot Pertumbuhan Investor - BEI Gelar Sekolah Pasar Modal HIPWI FKPPI

NERACA Jakarta – Perkuat basis investor lokal di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus perluas edukasi  manfaat pasar…

Raih Global Islamic Finance Awards - Pasar Modal Syariah Indonesia Terbaik di Dunia

NERACA Jakarta –Kesekian kalinya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mendapatkan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2019 untuk kategori…

WEGE Catatkan Kontrak Baru Rp 5,2 Triliun

NERACA Jakarta – PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) mencatatkan kontrak baru hingga pekan pertama September 2019 mencapai Rp5,2…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kantungi Empat Proyek Baru - TOTL Pede Target Kontrak Baru Capai Rp 2 Triliun

NERACA Jakarta – Mengandalkan proyek-proyek pembangunan gedung dan infrastruktur lainnya, tidak menjadi kekhawatiran bagi PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL)…

Saat Ini Momentum Tepat Starup Go Public

Maraknya beberapa perusahaan starup yang mencatatkan saham perdananya di pasar modal, menjadi sentimen positif bagi perusahaan starup lainnya untuk mengikuti…

IPO Almazia Ditaksir Oversubscribed 3 Kali

NERACA Jakarta – Jelang pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, PT Sinarmas Sekuritas selaku penjamin emisi penawaran umum saham perdana…