Bank Artos Bidik Rights Issue Rp 77,5 Miliar

Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) berencana akan melakukan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right Issue pada kuartal III 2019. Emiten perbankan itu berharap dapat menggalang dana hingga Rp77,5 miliar dari gelaran aksi korporasi tersebut.

Direktur Utama ARTO, Deddy Triyana mengatakan, penggalangan dana dari right issue diharapkan dapat menggalang dana sebesar Rp55 miliar. Disamping itu, akan ada tambahan dari saham Agio senilai Rp22 miliar.”Kami sedang mendekati beberapa calon investor untuk ikut dalam right issue kali ini,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Dia melanjutkan, dana hasil aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan kredit dan menekan biaya dana. Nantinya, dana right issue akan menambah penyaluran kredit tahun ini sebesar Rp115 miliar. Dengan tambahan kredit tersebut, jelas dia, akan meningkatkan pendapatan bunga sebesar Rp5,7 miliar. Jika rencana tersebut berjalan, maka pada akhir tahun ini, Bank Artos akan kembali membukukan laba bersih.“Tahun ini kami harap dapat menbukukan laba bersih Rp1 miliar dari rugi Rp23 miliar tahun 2018,”paparnya.

Kata Deddy, perseroan juga akan melakukan hapus buku terhadap kredit bermasalah sebesar Rp17 miliar. Dengan demikian, akan mengurangi kewajiban CKPN (Cadadangan Kerugian Penurunan Nilai) tahun 2019.“Sampai dengan kuartal I 2019, kami telah hapus buku senilai Rp3 miliar,” ucap dia.

BERITA TERKAIT

Pintar Nusantara Terbitkan MTN US$ 40 Juta

Guna mendanai pengembangan bisnisnya, perusahaan investasi yang memiliki spesialisasi di industri satelit telekomunikasi PT Pintar Nusantara Sejahtera menerbitkan surat utang…

Convivial Navigation Investor Baru PSSI

Setelah merampungkan aksi korporasi berupa pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement, PT Pelita…

Sritex Tetapkan Kupon Obligasi 7,25%

Emiten tekstil dan garmen terintegrasi, PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex menawarkan tingkat kupon obligasi sebesar 7,25% per…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Percepat Dokumentasi Kredit - Bank BTN Luncurkan Web e-Mitra Operation

Dalam rangka meningkatkan kualitas kredit dan layanan kepada debitur, khususnya debitur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), PT Bank Tabungan Negara (Persero)…

Lagi, BUMI Bayar Cicilan Utang US$ 31,8 Juta

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan kesehatan keuangan, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) membayar cicilan…

Targetkan Penjualan Rp 400 Miliar - Itama Ranoraya Perkuat Jaringan di Enam Kota

NERACA Jakarta – Keputusan pemerintah menaikkan iuran BPJS Kesehatan diharapkan bisa membawa dampak positif terhadap kinerja keuangan PT Itama Ranoraya…