BEI Klaim Papan Akselerasi Masih Digodok - Molor dari Target

NERACA

Jakarta – Dukung industri usaha kecil dan menengah (UKM) go public, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menyiapkan papan akselerasi untuk perusahaan UKM yang resmi tercatat di pasar modal. Kabarnya, aturan mengenai papan akselerasi masih digodok sebelum nantinya di implementasikan.”Papan masih dalam kajian dan kami terus bahas supaya komprehensif. Mulai dari pencatatan, infrastruktur dan perdagangannya. Ini harus kami pikirkan karena ini prioritasnya beda,”kata Direktur Pengawasan Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Kamis (16/5).

Disampaikannya, hingga saat ini peraturan tersebut masih pada tahap finalisasi. Hal ini molor dari target awal bisa diketok akhir tahun 2018. Papan akselerasi ini merupakan usaha BEI untuk mendorong perusahaan-perusahaan skala menengah agar bisa pula melantai di bursa. Papan ini diperuntukkan bagi calon emiten berbasis komoditas seperti plantations dan pertambangan yang masih dalam proses pengembangan serta belum mencatatkan pendapatan.

Selain itu, papan ini juga sangat mungkin dimanfaatkan untuk mengakomodasi calon emiten yang berasal dari UKM. Meski begitu Nyoman mengataka,n pihaknya masih terus mengulas perusahaan-perusahaan yang sudah masuk dalam pipeline papan akselerasi tersebut.

Dia mengatakan, hingga saat ini hampir ada lima perusahaan yang sedang antrelewat jalur papan akselerasi dengan menggunakan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) 52 dan 53 untuk masuk melalui papan akselerasi. Melalui ketentuan POJK tersebut, perusahaan-perusahaan dengan aset skala kecil dan skala menengah dimungkinkan untuk mencari pendanaan di bursa. Asal tahu saja, dalam POJK itu disebutkan perusahaan kategori kecil adalah yang memiliki total aset kurang dari Rp 50 miliar.

Sedangkan kategori menengah memiliki total aset antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar. “Kami sedang lihat karakteristiknya. Mana yang potensi growth-nyatinggi. Misal startup atau UMKM itu kan perlu waktu untuk bisa growth. Sehingga kami pikirkan karena karakteristiknya butuh review. Tapi setelah kami ulas kok sepertinya masih bisa masuk dengan ketentuan 1A,” jelasnya.

Nyoman berharap segala hal yang dibutuhkan untuk mempersiapkan papan akselerasi itu bisa segera terlaksana. Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi pernah bilang, papan akselerasi memiliki persyaratannya lebih mudah dibandingkan dengan papan pengembangan. Saat ini, BEI memiliki dua papan pencatatan saham, yakni Papan Utama dan Papan Pengembangan. Papan Utama ditujukan untuk calon emiten atau emiten besar dan memiliki rekam jejak yang baik.

Sedangkan Papan Pengembangan untuk perusahaan-perusahaan yang belum memenuhi persyaratan di Papan Utama, termasuk perusahaan yang prospektif namun belum menghasilkan keuntungan, dan bagi perusahaan yang sedang dalam penyehatan. Sesuai peraturan BEI, emiten yang tercatat di Papan Utama harus memiliki nilai aktiva berwujud bersih (net tangible asset) minimal Rp 100 miliar. Sedangkan emiten yang tercatat di Papan Pengembangan BEI haris memiliki aktiva berwujud bersih sebesar Rp 5 miliar.

BERITA TERKAIT

Anies Masih di Lingkaran Ahokers

Anies Masih di Lingkaran Ahokers NERACA Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan perlu lebih cermat, terutama dalam memilih pejabat-pejabat…

Dunia Usaha - Pemerintah Akselerasi Pembangunan Kawasan Industri Halal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi pembangunan kawasan industri halal di dalam negeri. Kawasan industri halal merupakan sebagian atau…

BEI Delisting Pencatatan Efek SIAP di Pasar

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menghapus pencatatan efek saham milik PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun…

Pool Advista Finance Jajaki Terbitkan MTN

Pacu pertumbuhan pembiayaan baru, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terus perkuat likuiditas. Maka guna memenuhi kocek tebal tersebut, perusahaan…