Tokoh Agama di Sukabumi Kembali Imbau Warga Tidak Terprovokasi - Pascapemilu

Tokoh Agama di Sukabumi Kembali Imbau Warga Tidak Terprovokasi

Pascapemilu

NERACA

Sukabumi - Kembali, salah satu tokoh agama di Sukabumi ingatkan kepada masyarakat agar selalu menjaga persatuan dan kesatuan pasca perhelatan Pemilu yang masih hangat tersebut. Selain itu juga, lebih baik semua masyarakat bisa bersabar menunggu hasil perhitungan suara selesai dilaksanakan oleh KPU.

"Diharapkan juga tidak ikut-ikutan dan terprovokasi isu People Power yang saat ini ramai dibicarakan ataupun di media sosial," ujar Pimpinan Pondok Pesantren Warosatul Anbiya KH. Asep Al-Mawardi usai memimpin shalat tarawih di Mesjid Al-Ikhlas Sukaraja Sukabumi, kemarin.

Asep juga bersyukur di Sukabumi sendiri, mulai pelaksanaan pemilihan sampai sekarang ini semua tergolong aman."Alhamdulillah di wilayah Sukabumi aman, mulai dari pemilihan sampai sekarang ini. Sedangkan mengenai isu People Power dan lainya, itu mungkin terbesit dari sebagian orang saja. Khusus warga Sukabumi Insha Allah akan menerima dengan lapang dada," katanya.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan bersabar dalam menunggu hasil yang rencanakan akan diumumkan oleh KPU sekitar tanggal 22 Mei 2019 mendatang."Umat Islam itu rahmatan lil'alamin, bukan hanya memberikan keamanan pada orang lain tetapi memberikan keamanan, ketenangan kepada diri sendiri. Jadi semua warga bisa tenang, apapun hasilnya yang dikeluarkan oleh KPU nanti tetap menunggu dengan tenang sesuai dengan kalimat tadi rahmatan lilalamin," ujarnya.

Asep juga mengajak kepada masyarakat untuk senantiasa mengisi bulan suci ramadhan ini dengan beribadah dan diisi dengan kegiatan yang positif."Kita sebagai umat Islam itu tidak boleh gaduh, tidak boleh ada kekacauan terutama di bulan ramadhan ini. Jadi kita tunggu saja pengumuman dari KPU. yang jelas mari kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa ini," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Kasus SAT Tidak Bisa Dikaitkan dengan SN

Kasus SAT Tidak Bisa Dikaitkan dengan SN NERACA Jakarta - Kasus Syafruddin Arsyad Temenggung (SAT) sangat berlainan dan tidak bisa…

KPK Tidak Konsisten dengan Temuan Hasil Audit BPK

Oleh: Maqdir Ismail, Advokat di Jakarta Dalam simpulan “Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Dalam Rangka Penghitungan Kerugian Negara Atas Dugaan Tindak…

Pemilu Bukan Berarti Tidak Bersatu

Oleh : Elan Lazuardi, Pemerhati Masalah Sosial Politik   Sebagai bangsa yang besar, tentu Indonesia harus mampu menunjukkan kepada dunia,…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik - Menteri LHK

Pertemuan Menteri LH G-20 Positif untuk Penanganan Sampah Plastik Menteri LHK NERACA Karuizawa, Jepang - Penanganan sampah plastik laut akan…

Pajak dan Retribusi Kuningan 2018 Sangat Memprihatinkan - PDAU Penyumbang Terkecil

Pajak dan Retribusi Kuningan 2018 Sangat Memprihatinkan PDAU Penyumbang Terkecil NERACA Kuningan – Pada putaran realisasi APBD 2018, ternyata masih…

PT. KBN Bersama Mitra Kerja Adakan Halal Bihalal & Silahturahmi

PT. KBN Bersama Mitra Kerja Adakan Halal Bihalal & Silahturahmi NERACA Jakarta - Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1440…