BEI Gandeng Kerjasama BPJS Kesehatan - Genjot Pertumbuhan Pasar Modal

NERACA

Jakarta – Kejar pertumbuhan industri pasar modal lebih besar lagi dari jumlah investor dan emiten, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan BPJS Kesehatan menandatangani nota kesepahaman pertukaran informasi dan data. Sinergi ini ditujukan untuk memberikan kontribusi keduaperusahaanuntuk mendukung kegiatan usaha.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede NyomanYetna Setia mengatakan, dengan adanya kerja sama ini nantinyaBEI akan dapat menggunakan data perusahaan yang merupakan anggota dariBPJS Kesehatan untuk meningkatkan jumlah perusahaan tercatat dan investor di pasar modal.”Nota kesepahaman BEI dengan BPJS ini ditujukan untuk mendapatkan informasi yang dikelola BPJS untuk mendapatkan edukasi pasar modal, sebagai amanah ke pasar modal dan mempromosikan perusahaan go public dan meningkatkan jumlah investor,"ujarnya di Jakarta, Rabu (15/5).

Saat ini terdapat 629 perusahaan tercatat di BEI. Selain itu ada 728 emiten (termasuk emiten obligasi) yang memiliki potensi untuk diajak bekerjasama oleh BPJSKesehatan.”Kerja sama ini diharapkan nanti akan dapat meningkatkan dua sisi kepentingan kedua institusi," kata Yetna.

Sementara itu, dari sisi BPJS Kesehatan jugaakan mendapatkan data potensi perluasan kepesertaan badan usaha yang menjadi anggota badan jaminan sosial itu. Dalam kesempatan tersebut, Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari mengatakan langkah tersebut diambil untuk mendorong perusahaan mendaftarkan entitas dan seluruh pekerjanya ke dalam Program JKN-KIS sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Menurutnya, peran badan usaha sangat besar dalam mendukung perputaran roda JKN-KIS. Untuk itu, badan usaha juga diharapkan mampu memberikan kontribusi yang optimal untuk mengawal keberlangsungan program jaminan kesehatan sosial tersebut. Program JKN-KISadalahprogram Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat yangmembuka akses yang lebih besar kepada masyarakat untuk mendapat jaminan pelayanan kesehatan.”Memiliki jaminan kesehatan adalah hak setiap penduduk Indonesia, termasuk para pekerja, yang tidak boleh ditunda. Melalui kerja sama ini, kami berharap BEIbisa ikut memberikan kontribusi besar dalam upaya perluasan kepesertaan Program JKN-KIS," kata Andayani.

Hingga 10 Mei 2019, total peserta JKN-KIS telah mencapai 221.580.743 jiwa, atau sekitar 83,94% dari jumlah penduduk Indonesia. Dari angka tersebut, sebanyak 32.033.542 jiwa terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dari segmen pekerja penerima upah (PPU) swasta. Adapun sampai dengan akhir April 2019, terdapat 265.455 badan usaha yang telah terdaftar dalam Program JKN-KIS.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga mengimbau kepada pihak badan usaha untuk patuh dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan kepada seluruh pekerjanya, termasuk anggota keluarganya. "Jangan baru dipenuhi ketika pekerja yang bersangkutan sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan. Selain itu, alangkah baiknya jika badan usaha bisa ikut mendukung upaya promotif preventif sehingga pekerja yang sehat tetap sehat. Dengan demikian, produktivitas perusahaan akan terjaga," tandas Andayani.

BERITA TERKAIT

BTN Ingin Jadi Mitra Utama BP Tapera - Genjot Pembiayaan Rumah Murah

BTN Ingin Jadi Mitra Utama BP Tapera Genjot Pembiayaan Rumah Murah   NERACA Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk…

Donasikan Kursi Roda dan Bantuan Modal - K3S Denpasar Tingkatkan Kemandiran Disabilitas

Dalam rangka memberdayakan masyarakat disabilitas untuk mandiri, Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar, Bali menyerahkan bantuan kesehatan seperti kursi…

BEI Delisting Pencatatan Efek SIAP di Pasar

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menghapus pencatatan efek saham milik PT…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun…

Pool Advista Finance Jajaki Terbitkan MTN

Pacu pertumbuhan pembiayaan baru, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terus perkuat likuiditas. Maka guna memenuhi kocek tebal tersebut, perusahaan…