Volume Penjualan SMGR Terkoreksi 14,25%

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mencatatkan penurunan volume penjualan semen dalam negeri sepanjang April 2019. Volume penjualan semen domestik merosot 14,25% menjadi 1,85 juta ton semen dari volume penjualan pada tahun sebelumnya yang tercatat 2,15 juta ton. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Di sisi lain, volume penjualan ekspor semen SMGR mencatatkan hasil yang berbeda. Sepanjang April 2019, SMGR mengekspor 293.140 ton semen atau meningkat 4,71% dibandingkan dengan tahun sebelumnya 279.945 ton. Dengan demikian, total volume penjualan semen SMGR pada April 2019 tercatat 2,14 juta ton, merosot 12,07% dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2,43 juta ton.

Volume penjualan semen pada April 2019 tersebut rendah dibandingkan dengan volume penjualan yang dilakukan perseroan pada Maret 2019. Volume penjualan semen SMGR pada Maret tercatat 2,21 juta ton atau lebih tinggi 3,39%. Sepanjang tahun berjalan, volume penjualan semen dalam negeri SMGR tercatat 7,8 juta ton, terkoreksi 6,27% dibandingkan dengan tahun sebelumnya 8,35 juta ton. Sementara itu, volume penjualan ekspor tercatat telah meningkat 11,13% menjadi 1,05 juta ton dari 944.955 ton pada tahun sebelumnya.

Untuk total volume penjualan SMGR sepanjang tahun berjalan masih terkoreksi 4,50% dengan mencatatkan penjualan 8,87 juta ton dari tahun sebelumnya yang tercatat 9,29 juta ton.

BERITA TERKAIT

Targetkan Penjualan Rp 1,7 Triliun - Duta Pertiwi Mengandalkan Proyek Eksisting

NERACA Tangerang  -Mempertimbangkan pasar properti yang masih lesu, PT Duta Indah Pertiwi Tbk (DUTI) mematok pertumbuhan bisnis konservatif dengan menargetkan…

SMGR Bagikan Dividen Rp 1,23 Triliun

NERACA Jakarta – Hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Semen Indonesi (Persero) Tbk (SMGR) memutuskan untuk membagikan dividen…

Volume Produksi Naik - DOID Yakin Pendapatan Capai US$ 950 Juta

NERACA Jakarta – Kembali menggeliatnya industri batu bara menaruh harapan besar PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) bisa membukukan kinerja…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…