Walikota Depok Direkomendasi DPRD Tidak Capai Target APBD 2018

Walikota Depok Direkomendasi DPRD Tidak Capai Target APBD 2018

NERACA

Depok - ‎DPRD mengingatkan Walikota Depok agar memperhatikan catatan yang direkomendasikan perlunya ada perubahan sistem pelaksanaan kegiatan program pada APBD Perubahan 2019 dan 2020. Hal ini berdasarkan hasil liputan NERACA saat ditetapkannya hasil pembahasan LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban) Walikota Depok tentang realisasi Program pada APBD 2018 yang telah diaudit awal oleh BPK RI Jawa Barat, baru-baru ini.

Menurut H. Supariyono yang memimpin Rapat paripurnanya, realisasi kegiatan program yang tidak tercapai sesuai target, hampir di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD)."Capaiannya masih berada di sekitar 70 persen dari total APBD. Sekitar Rp 3,2 triliunan,"‎ tuturnya.

Pansus DPRD Kota Depok yang membacakan hasil pembahasannya, menilai dinas yang terkait dengan infrastruktur ekonomi sangat rendah realisasinya di dinas yang memiliki kewenangan wajib dalam bidang perdagangan, usaha mikro, pasar, jalan, perhubungan, pendidikan dan kesehatan. serta bidang pertanian. Bahkan, cenderung menurun realisasinya ketimbang APBD tahun sebelumnya.

Dalam rekomendasi yang dibacakan oleh Muhammad HB dari Fraksi Gerindra menegaskan bahwa masih banyak capaian program pemerintah belum memenuhi target.‎ Menyikapi banyaknya kekurangan terhadap kinerja Walikota, ditemukan adanya masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan bersama.

”Selain masalah program pembangunan ekonomi, juga masih banyak potensi yang ada di Kota Depok belum tereksploitasi dengan benar dan kurang maksimal mendapat perhatian Walikota, untuk realisasi penerimaan PAD dan pengelolaan keuangan daerah yang terus meningkat Silpa APBD-nya," ujar Muhammad HB.

Walikota M. Idris dalam jawabannya mengatakan, bahwa perlu ada kerjasama legislatif dan eksekutif yang lebih giat lagi."Sehingga berbagai permasalahan dan potensi yang ada di Kota Depok dapat berjalan lebih baik dan benar lagi, lagi,” tutur Walikota yang optimis berbagai program dapat terwujud sesuai visi Kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius kepada NERACA.

Sekedar informasi, volume Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok, Jawa Barat tahun 2019 mencapai Rp3,39 triliun setelah resmi disahkan dalam rapat Paripurna DPRD setempat. Dasmir

BERITA TERKAIT

Pembahasan Rancangan APBD DKI Diprediksi Molor

Pembahasan Rancangan APBD DKI Diprediksi Molor NERACA Jakarta - Penggodokan Rancangan APBD DKI Jakarta yang dilakukan Legislatif bersama Eksekutif diprediksi…

Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan

Menteri PPPA Apresiasi Program Mekaar Jangkau 5,6 Juta Perempuan   NERACA SoE, NTT - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA),…

Pemkot Sukabumi Latih DKM Jadi Wirausaha

Pemkot Sukabumi Latih DKM Jadi Wirausaha NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi menginginkan roda perekonomian bukan hanya bisa bergerak…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Walikota Sukabumi Sambut Baik Perbankan Peduli Dengan UMKM

Walikota Sukabumi Sambut Baik Perbankan Peduli Dengan UMKM   NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi memberikan apresiasi kepada pihak perbankan…

MoU Air Yang Tidak Berpihak Kepada Masyarakat Kuningan

MoU Air Yang Tidak Berpihak Kepada Masyarakat Kuningan NERACA Kuningan – Ironis, ketika Kabupaten Kuningan disebut sebagai daerah pegunungan dan…

Banten Kembangkan Ratusan Hektare Kopi Pada 2020

Banten Kembangkan Ratusan Hektare Kopi Pada 2020   NERACA Serang - Pemerintah Provinsi Banten akan mengembangkan ratusan hektare komoditas unggulan pertanian…