Sensasi Makan Enak di Tepi Kebun Buah di Ubud

Matahari perlahan-lahan mulai tinggi, udara sejuk dan awan mendung terusir dengan kehadiran cahaya matahari yang cerah. Pagi itu mulai cerah di Ubud, Bali. Setelah bersiap memulai hari, saya bergegas menuju The View, restoran di hotel Plataran Ubud untuk menikmati sarapan sambil memandangi hamparan sawah hijau, pohon kelapa, dan juga kolam renang besar di bawahnya.

Sebagai sarapan saya memilih untuk menyantap omelet, bubur ayam, dan juga bacon. Sepiring french toast dan kopi menjadi makanan penutup sarapan saya pagi itu. Usai sarapan, perjalanan saya berkeliling Ubud dimulai. Bersama seorang driver dan chef, saya menuju ke kawasan Tegallalang. Nuansa hijau khas Ubud mulai terhampar, sesekali tertutup dengan banyaknya bangunan rumah-rumah di pinggir jalan dikutip dari CNN Indonesia.com.

Sekitar 10 menit berkendara, perjalanan saya sedikit terhambat. Bebunyian alat musik, payung upacara warna-warni terlihat dari ujung jalan. "Sedang ada upacara agama mbak," kata driver saya saat itu. "Di sini, sering ada upacara agama, semua tergantung pada Puranya. Ini seperti upacara peringatan Pura atau ulang tahun Puranya."

Dengan sabar kami menunggu rombongan upacara untuk melewati jalanan. Ini salah satu yang saya suka dari Bali, pengguna jalan dengan sabar menunggu ketika upacara agama sedang berlangsung. Tak ada satupun yang membunyikan klakson ataupun cemberut dan menyumpah serapah karena perjalanannya terhambat.

Tak berapa lama, perjalanan kami pun berlanjut. Kami sampai di Tegalalang. Tegalalang cuma sawah? Tentu tidak, ingat bagaimana Julia Roberts naik sepeda dan jalan-jalan di sawah? Tempatnya ada di sini. Hamparan sawah hijau yang dinikmati dari ketinggian akan memukau Anda.

Berbeda dengan sawah-sawah lainnya, sawah di Bali dikenal dengan sistem pengairan subak atau teraseringnya. Di sini Anda bisa melihat sawah-sawah yang 'saling menumpuk' dan tersususn rapi satu sama lain. Beberapa petak sawah padinya sudah terlihat menguning. Beberapa lainnya masih hijau. Anda bisa menikmati pemandangan ini dari atas jalan raya, namun jika ingin benar-benar masuk dan merasakan bisa berjalan di antara petakan sawah, Anda bisa turun langsung. Ada tiket masuk yang dikenakan untuk menikmati hamparan sawah ini, yaitu Rp10 ribu.

Ada banyak anak tangga dan juga pijakan tanah yang harus dilewati untuk mengelilingi area ini. Cukup melelahkan, apalagi buat saya yang jarang berolahraga. Namun buat Anda yang memang tak ingin berkeringat, ada banyak kafe dan juga ayunan untuk bisa menikmati pemandangan sawah ini. Akan tetapi, sayup-sayup saya mendengar ada suara teriakan bahagia. Ternyata ada seseorang yang tengah berayun dari batang pohon kokoh di atas sawah. Atraksi ini terlihat seru.

Setelah puas menikmati indahnya sawah dan tentunya mengambil beberapa foto selfie, saya bergegas kembali ke mobil untuk melanjutkan tour fruit on the earth dari hotel Plataran Ubud. Tujuan selanjutnya adalah ke area wisata buah-buahan di Ubud. Chelsea adalah salah satu bagian dari wisata petik buah dalam tur ini.

Dari rice terrace ke chelsea terbilang cukup jauh. Melewati jalan-jalan desa yang kecil dan beberapa di antaranya bahkan rusak. Ilalang yang tumbuh tinggi menutupi kedua sisi jalan, agak menyeramkan kalau Anda tak biasa melewatinya.

BERITA TERKAIT

Panduan Pola Makan Sahur di Bulan Ramadan

Di bulan Ramadan, santap sahur tak boleh dilewatkan. Selain karena merupakan sunah rasul, makan sahur juga merupakan sumber energi utama…

May Day, Buah "People Power"

Oleh: Djony Edward May Day, yang diperingati setiap tanggal 1 Mei oleh kaum buruh di hampir seluruh negara di dunia…

Pola Makan Harian Buruk Jadi 'Mesin' Pembunuh Perlahan

Pola makan harian yang buruk terus menjadi dilema. Studi teranyar menemukan, satu dari lima kematian secara global dikaitkan dengan pola…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Objek Wisata Sejarah di Peneleh yang Terabaikan

Peneleh merupakan salah satu kampung kuno di Surabaya yang sudah berusia ratusan tahun. Kampung ini menjadi saksi perjalanan Surabaya, bahkan…

Masjid Kesultanan Ternate Jadi Tujuan Wisatawan pada Ramadan

Masjid Kesultanan Ternate menjadi tujuan utama bagi wisatawan saat berkunjung di wilayah di Maluku Utara (Malut) pada Bulan Suci Ramadan.…

Menelusuri Sejarah Kampung Deret di Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Kampung Deret, di Jalan Tanah Tinggi I, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/5), untuk…