Jasa Marga Bagikan Dividen Rp 330,39 Miliar

NERACA

Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menyepakati untuk membagikan dividen tunai senilai Rp330,39 miliar atau 15% dari laba bersih Rp2,202 triliun periode 2018. “Dividen yang dibagikan sebesar Rp 45 per lembar saham atau 15% dari laba bersih 2018 dan sisanya laba ditahan, “kata Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani di Jakarta, kemarin.

Disampaikanya, pada 2017, JSMR membagikan dividen tunai senilai Rp440 miliar atau 20% dari laba bersih Rp2,2 triliun. Saat itu, jumlah dividen per lembar saham senilai Rp60,63. Seperti diketahui, Jasa Marga membukukan pendapatan tol dan usaha lainnya Rp9,78 triliun pada 2018. Selanjutnya, pendapatan konstruksi tercatat Rp27,18 triliun tahun lalu.

Total pendapatan JSMR senilai Rp36,97 triliun pada 2018. Realisasi itu tumbuh 5,36% dari Rp35,09 triliun pada 2017. Beban pokok pendapatan perseroan tol milik negara itu tercatat naik lebih rendah dibanding pendapatan pada 2018. Pasalnya, beban pokok hanya naik 4,27% dari Rp29,78 triliun pada 2017 menjadi Rp31,05 triliun tahun lalu.

Dari situ, JSMR membukukan laba kotor Rp5,91 triliun pada 2018. Jumlah tersebut naik 11,49% dari Rp5,30 triliun pada 2017. Dengan demikian, laba bersih yang dikantongi perseroan senilai Rp2,202 triliun pada 2018. Pencapaian itu naik 0,11% dari Rp2,200 triliun pada 2017. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal atau capex sebesar Rp 27 triliun. Adapun dana ini akan digunakan untuk menyelesaikan sekitar 5 ruas jalan tol baru.

Kata Desi Arryani, beberapa ruas tol tersebut adalah Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 ruas Cinere-Serpong dan Serpong-Kunciran. Kemudian ada juga ruas tol Jakarta-Cikampek layang atau elevated, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung, hingga Pandaan-Malang. “Capital expenditure akan kita gunakan nanti sebanyak Rp 27 triliun untuk selesaikan ruas tol tadi hingga akhir tahun," ungkapnya.

Selain itu, Desi menyebut pihaknya tengah mengincar sejumlah proyek unsolicitied atau dikerjasamakan. Proyek-proyek tersebut seperti ruas Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap yang sebelumnya dikenal dengan Cigatas, tol akses Patimban dan Ciranjang-Padalarang. "Akses Patimban sekarang sedang di-review ulang trasenya," kata Direktur Pengembangan Jasa Marga, Adrian Priohutomo.

Sepanjang tahun 2018, Jasa Marga sudah menyelesaikan 7 ruas jalan tol baru sepanjang 318,75 km. Dengan capaian tersebut, panjang jalan tol yang telah dioperasikan Jasa Marga hingga akhir 2018 mencapai 1.000 kilometer (km). Ketujuh jalan tol baru itu adalah Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Segmen SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan (10,75 km), Bogor Ring Road Segmen Kedung Badak-Simpang Yasmin (2,65 km), dan Batang-Semarang (75 km).

Kemudian, Semarang-Solo Segmen Salatiga-Kartasura (32,65 km), Solo-Ngawi (90,43 km), Ngawi-Kertosono-Kediri segmen Ngawi-Kertosono (87,02 km), dan Gempol-Pasuruan segmen Rembang-Pasuruan (Grati) (20,25 km).

BERITA TERKAIT

Penjualan Mobil Astra International Turun 6,7%

NERACA Jakarta – Bisnis otomotif yang masih lesu masih dirasakan PT Astra International Tbk (ASII). Dimana emiten produsen otomotif ini…

Bidik Pasar Millenials - Topping Offf Emerald Bintaro Tepat Waktu

NERACA Jakarta- Menyusul serah terima kunci apartemen A yang tepat waktu di tahun lalu, PT Jaya Real Property Tbk sebagai…

Laba Bersih Unilever Terkoreksi 24,37%

NERACA Jakarta – Pencapaian kinerja keuangan PT Unilever Indonesia Tbk di kuartal tiga tercatat negatif. Dimana perseroan dalam laporan keuangannya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…