Wakil Presiden RI - Pendidikan Harus Berbasis Masa Depan

Muhammad Jusuf Kalla

Wakil Presiden RI

Pendidikan Harus Berbasis Masa Depan

Yogyakarta - Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla dalam seminar nasional bertema "Format Pendidikan untuk Meningatkan Daya Saing Bangsa" di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengatakan bahwa pembangunan pendidikan harus berbasis masa depan.

"Pendidikan harus selalu berbasis masa depan, karena apabila tidak berbasis masa depan, maka pendidikan itu menjadi museum," kata Wapres saat menjadi pembicara kunci dalam seminar nasional itu di Yogyakarta, Sabtu (4/5).

Wapres kemudian menjelaskan perbedaan yang jelas antara perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan dan museum. Meski sama-sama menjadi sarana mempelajari belajar ilmu pengetahuan, namun orientasinya berbeda.

"Perguruan tinggi melihat ke depan, museum melihat ke belakang, apabila perguruan tinggi atau pendidikan tidak melihat ke depan, maka dia akan menjadi museum saja, tentu kita tidak ingin (perguruan tinggi) menjadi museum," kata Wapres.

Wapres mengatakan bahwa UNY sebagai salah satu perguruan tinggi bidang keguruan atau tenaga kependidikan di Yogyakarta tentunya akan mampu meluluskan mahasiswa bahkan sebanyak 70 persen alumninya menjadi guru.

"Dewasa ini pendidikan keguruan itu makin meningkat sejalan dengan makin naiknya kesejahteraan guru, di mana mana universitas negeri atau bekas IKIP itu sekarang lebih banyak diminati, karena profesi guru makin lebih baik kemajuannya," ujar Wapres.

Wapres menjelaskan, sebuah pendidikan atau sekolah sangat dipengaruhi oleh empat hal. Yang pertama tenaga pendidik atau gurunya, sejauh mana kualitas dan tingkat pengetahuan daripada guru yang mengajar di sekolah itu.

Kemudian, lanjut Wapres, kedua, dari sistem atau kurikulum pendidikan. Selanjutnya, ketiga, sarana dan prasana penunjang pendidikan, dan yang keempat adalah lingkungannya atau budaya lingkungan di sekitar lembaga pendidikan itu.

"Ini sangat penting sekali untuk mempengaruhi tingkat pendidikan ini. Dan karena di sini (UNY) tempat pendidikan untuk guru, berarti penopang utama ketimbang pendidikan secara nasional khususnya," kata Wapres. Ant

BERITA TERKAIT

Menteri Agama - Moderasi Beragama Masuk RPJMN

Lukman Hakim Saifuddin  Menteri Agama Moderasi Beragama Masuk RPJMN Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan moderasi beragama yang…

Menteri Luar Negeri - Kerja dengan Pak Jokowi Itu Asyik

Retno Marsudi Menteri Luar Negeri Kerja dengan Pak Jokowi Itu Asyik Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berpendapat bahwa…

Ketua MPR RI - Pemerintah Intensifkan Langkah Merawat Kebhinekaan

Bambang Soesatyo Ketua MPR RI Pemerintah Intensifkan Langkah Merawat Kebhinekaan Jakarta - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah lebih…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

RUU Perkoperasian Harus Bisa Diselesaikan

RUU Perkoperasian Harus Bisa Diselesaikan NERACA Jakarta - Pengamat koperasi Suroto menegaskan, tantangan bagi Menteri Koperasi dan UKM yang baru…

Ketua MK Ingatkan Pentingnya Konstitusi Dalam Negara

Ketua MK Ingatkan Pentingnya Konstitusi Dalam Negara   NERACA Padang - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman memberikan orasi ilmiah pada…

KPK Selenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapabilitas SPI 20 BUMN/BUMD

KPK Selenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapabilitas SPI 20 BUMN/BUMD   NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapabilitas untuk…