Mendikbud - Pembangunan SDM Tekankan Dua Penguatan

Muhadjir Effendy

Mendikbud

Pembangunan SDM Tekankan Dua Penguatan

Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) harus menekankan pada dua penguatan.

"Dua penguatan itu yakni pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja," ujar Mendikbud usai peringatan Hardiknas di Jakarta, Kamis (2/5).

Dia menambahkan dalam pendidikan karakter, yang dimaksud untuk membentuk insan berakhlak mulia, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur. Sedangkan, usaha membekali keterampilan dan kecakapan disertai pula dengan penanaman jiwa kewirausahaan.

"Tentu, semua itu membutuhkan profesionalitas kinerja segenap pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah," ujar dia.

Dia menambahkan hadirnya Revolusi Industri 4.0 telah mempengaruhi cara hidup, bekerja, dan belajar. Begitu juga dengan cara berpikir, berperilaku dan karakter peserta didik. Menurut dia, peserta didik harus memiliki karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat."Saat ini peserta didik kita didominasi Generasi Z yang terlahir di era digital dan pesatnya teknologi. Mereka lebih mudah dan cepat menyerap teknologi terbaru," lanjut dia.

Hal itu bisa dimanfaatkan oleh sekolah dan para guru untuk menerapkan pendidikan berbasis teknologi digital dengan sentuhan budaya Indonesia melalui tri pusat pendidikan yakni keluarga, sekolah, dan masyarakat. Ketiga pusat pendidikan tersebut harus saling mendukung dan menguatkan.

Kebudayaan sebagai basis pendidikan nasional dikukuhkan dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, serta Kongres Kebudayaan tahun 2018. Implementasinya diharapkan semakin meningkatkan ketahanan budaya.

Kemudian, penguatan karakter anak juga ditopang dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Kecintaan dan kebanggaan pada simbol-simbol negara itu terus ditanamkan agar mampu membentuk generasi yang kuat rasa nasionalismenya dan berjiwa patriot. Ant

BERITA TERKAIT

AIA Investasikan Rp1 Triliun untuk Tingkatkan Kualitas SDM

      NERACA   Jakarta - PT AIA Financial (AIA) meluncurkan AIA Premier Academy untuk mendukung pengembangan dan pertumbuhan…

Kresna Raih Tiga Mandat IPO Semester Dua

Sukses membawa Bali United go public, PT Kresna Sekuritas Tbk kembali bakal membawa perusahan lainnya untuk segera listing. Perusahaan penjamin…

Targetkan Produksi 800 Ribu MT - BOSS Genjot Produksi di Semester Dua

NERACA Jakarta - Emiten produsen batu bara berkalori tinggi PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS) optimis mampu memacu produksi…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

KPK Minta Caleg Terpilih Segera Laporkan LHKPN

KPK Minta Caleg Terpilih Segera Laporkan LHKPN NERACA Pangkalpinang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta calon legislatif (Caleg) terpilih pada…

40 Orang Lebih Ikut Gugat Pemerintah Terkait Polusi Udara

40 Orang Lebih Ikut Gugat Pemerintah Terkait Polusi Udara NERACA Jakarta - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menyatakan penyampaian gugatan…

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat - Di APFW 2019

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat Di APFW 2019 NERACA Incheon, Korea Selatan - Kebijakan pemerintah…