Menteri PANRB - Reformasi Birokrasi Penopang Polri Masa Depan

Syafruddin

Menteri PANRB

Reformasi Birokrasi Penopang Polri Masa Depan

Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin mengatakan penerapan reformasi birokrasi merupakan cara efektif untuk jajaran kepolisian RI (POLRI) dalam menghadapi dinamika perubahan global yang tak berujung serta untuk mewujudkan stabilitas keamanan masa depan.

"Reformasi birokrasi menjadi penopang terwujudnya keamanan masyarakat, konsolidasi demokrasi, kepastian hukum dan keberlanjutan pembangunan," ujar Menteri Syafruddin dalam keterangan resminya, saat memberi kuliah umum bertema Reformasi Birokrasi Guna Mewujudkan Institusi dan Generasi Polri yang Tangguh Menghadapi Dinamika Masyarakat di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/4).

Dijelaskannya, perubahan global yang terjadi saat ini akan memberikan dampak pada dinamika keamanan dengan munculnya berbagai bentuk dan modus baru kejahatan. "Dulu tidak ada bentuk kejahatan bernama hoaks, sekarang barang itu sudah ramai bermunculan di media sosial tumbuh subur bagai gurita, mendegradasi ruang literasi publik," ungkap Mantan Wakapolri ini di hadapan ratusan Taruna dan Taruni Akpol.

Untuk itu, tegas dia, institusi Polri harus siap menghadapi berbagai perubahan yang terjadi dan dampaknya. Dikatakan, pemahaman tentang perubahan global yang sedang terjadi saat ini penting bagi para taruna agar saat menjalani masa kedinasan mampu bertindak, paham menggunakan kewenangan dan kekuatan kepolisian secara tepat dan ketika menjadi pimpinan Polri dapat menghadirkan kebijakan publik yang konsisten dan dinamis menyangga perubahan peradaban."Dengan begitu Polri akan terus bertahan sebagai leading sector yang mendorong kemajuan bangsa," kata dia.

Pada kesempatan itu, Syafruddin juga berbagi pengalamannya saat menghadiri World Goverment Summit di Dubai beberapa waktu lalu kepada seluruh peserta kuliah umum mengenai cara terbaik menghadapi perubahan global yang sedang terjadi. Ant

BERITA TERKAIT

Menteri Yohana Ingin "Tenggelamkan" Mafia Perdagangan Orang

Menteri Yohana Ingin "Tenggelamkan" Mafia Perdagangan Orang NERACA Jakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengatakan…

Polri Semakin di Hati Masyarakat

Polri Semakin di Hati Masyarakat NERACA Jakarta - Tepat 1 Juli 2019 lalu Kepolisian Republik Indonesia sudah berumur 73 tahun,…

Max Sopacua: Darmizal Pantas Jadi Menteri, Tiket Demokrat Bukan Dia

Jakarta, Anggota Majelis Tinggi partai Demokrat Max Sopacua mengatakan, pidato Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Visi Indonesia di Sentul…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen

Laporan Pemberantasan Korupsi Kaltim Capai 80 Persen NERACA Samarinda - Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (Korsupgah KPK)…

Perusahaan Indonesia Suka Arbitrase Selesaikan Sengketa Bisnis

Perusahaan Indonesia Suka Arbitrase Selesaikan Sengketa Bisnis   NERACA Jakarta - Ahli hukum Wincen Santoso melihat dalam beberapa tahun terakhir ini…

Bank Sinarmas Serahkan Kepada Penyidik Kejaksaan - Soal Kasus Aset LCC

Bank Sinarmas Serahkan Kepada Penyidik Kejaksaan Soal Kasus Aset LCC NERACA Jakarta - Perseroan Terbatas Bank Sinarmas Tbk menyerahkan penanganan…