Ini Pedoman Pola Hidup Balita dari WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis rekomendasi aktivitas fisik bagi anak usia di bawah lima tahun (balita). Berbagai saran masuk dalam daftar.Rekomendasi ini dapat digunakan sebagai pedoman orang tua untuk mengurus si buah hati. Termasuk di antaranya tidak mengenalkan bayi dengan layar gawai hingga usia satu tahun. "Ini adalah tentang pengaturan dari waktu istirahat ke waktu bermain atau aktif," ujar perwakilan WHO, Juana Willumsen, yang fokus pada obesitas dan aktivitas fisik anak, melansir AFP.

Rekomendasi ini muncul dari kekhawatiran WHO akan meningkatnya angka obesitas dan kenyataan bahwa 80 persen remaja yang tak cukup aktif bergerak. "Sudah waktunya untuk menjabarkan praktik terbaik untuk anak balita, periode terpenting untuk gaya hidup seseorang," ujar Willumsen.

Rekomendasi ini dapat berlaku untuk semua anak balita terlepas dari jenis kelamin, latar belakang budaya, atau status sosial ekonomi. Berikut pedoman aktivitas fisik anak balita menurut WHO.

Di bawah satu tahun. WHO merekomendasikan 30 menit aktivitas fisik harian bagi bayi di bawah usia satu tahun. Aktivitas fisik bisa dilakukan dengan posisi tengkurap bagi mereka yang belum bisa bergerak.

WHO juga tak merekomendasikan orang tua untuk menyimpan si buah hati terlalu lama di kereta dorong bayi, kursi tinggi, atau gendongan. Aktivitas tersebut setidaknya dibatasi hanya dilakukan maksimal selama satu jam per hari.Selain itu, bayi juga diharuskan tidur selama 12-17 jam dalam sehari.

Usia 1-2 tahun. Tiga jam aktivitas fisik harian adalah takaran tepat bagi bayi usia 1-2 tahun. WHO juga meminta agar bayi tidak diperkenalkan pada aktivitas berbasis layar gawai seperti menonton televisi.

Bayi usia 1-2 tahun juga diharuskan tidur setidaknya 11 jam dalam sehari. Usia 3-4 tahun, Sama seperti di atas, anak usia 3-4 tahun diharuskan melakukan aktivitas fisik harian selama tiga jam. Aktivitas fisik setidaknya mencakup kegiatan berintensitas sedang. Sementara itu, anak usia 3-4 tahun hanya boleh mendapatkan waktu layar selama tak lebih dari satu jam.

BERITA TERKAIT

Olahraga Yang Paling 'Tokcer' Buat Seks Makin 'Hot'

Sudah bukan rahasia lagi jika olahraga bisa membantu menjaga tubuh tetap sehat dan membantu menjaga kehidupan seksual tetap menyala. Bukan…

Infeksi Candida Auris, Jamur Kebal Obat yang Mematikan

Infeksi jamur candida auris semakin mengancam dunia. Pasalnya, hingga saat ini belum ditemukan obat maupun cara yang mampu menangkal infeksi…

Ini Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Daun kelor merupakan daun asal India yang telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Daun dengan nama ilmiah moringa…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Olahraga Yang Paling 'Tokcer' Buat Seks Makin 'Hot'

Sudah bukan rahasia lagi jika olahraga bisa membantu menjaga tubuh tetap sehat dan membantu menjaga kehidupan seksual tetap menyala. Bukan…

Infeksi Candida Auris, Jamur Kebal Obat yang Mematikan

Infeksi jamur candida auris semakin mengancam dunia. Pasalnya, hingga saat ini belum ditemukan obat maupun cara yang mampu menangkal infeksi…

Ini Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Daun kelor merupakan daun asal India yang telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Daun dengan nama ilmiah moringa…