Jababeka Residence Topping Of Monroe Apartemen - Komitmen Serah Terima Tepat Waktu

NERACA

Bekasi -- Menjaga kepercayaan konsumen, Jababeka Residence kembali membuktikan komitmen nyatanya kepada para pembeli dengan berkomitmen serah terima tepat waktu untuk proyek apartemen Monroe yang telah memasuki tahap akhir pembangunan yang ditandai oleh seremoni topping off. “Jababeka selalu memegang teguh komitmennya sebagai developer terpercaya yang dapat menyelesaikan setiap proyeknya tepat waktu dan mengantarkan produk kepada konsumen dengan kualitas terbaik. Monroe apartemen merupakan salah satu produk Jababeka Residence yang akan siap untuk serah terima tepat pada waktunya di Q4 tahun 2019,”kata Sutedja S. Darmono, Presiden Direktur Jababeka Residence di Bekasi, kemarin.

Monroe merupakan hunian vertical modern 18 lantai yang berdiri di atas kawasan Movieland Hollywood Central - Jababeka Residence. Apartemen yang memiliki 406 unit hunian ini dilengkapi dengan fasilitas gym, kolam renang, sky garden, CCTV 24 jam, dan berdekatan dengan Elvis Tower serta lifestyle centre – Hollywood Junction yang didalamnya berisikan brand terkenal seperti Bariuma Ramen, Sapo Oriental, Resep Betawi, J.Co, Breadtalk, Pizza Hut, KFC, Total Buah, dan Solaria.

Sementara menurut Handoyo Lim, GM Corporate Marketing Jababeka Residence, animo dan antusias yang begitu tinggi dari masyarakat terhadap Monroe apartemen ini disebabkan oleh harga dan potensi sewa tinggi yang ditawarkannya. “Harga unit Monroe dipasarkan mulai dari Rp399 jutaan dan dapat dicicil mulai dari Rp2 jutaan per bulan oleh calon pembeli,” ujarnya.

Monroe apartemen pertama kali diluncurkan pada akhir 2016 dan terjual sebanyak 10 lantai sekaligus dalam satu hari. Kemudian Jababeka Residence membuka peluncuran tahap kedua pada akhir Februari 2017 yang langsung terjual dalam kurun waktu dua jam. Sehingga dalam kondisi teraktual, Monroe apartemen sudah berhasil terjual (sold) 95% dan direncanakan mulai diserahterimakan secara bertahap pada Q4 tahun 2019.

Disampaikannya, potensi sewa tinggi datang dari market yang pasti, yang berasal dari ribuan perusahaan-perusahaan nasional dan multinasional yang berada disekitar Cikarang-Karawang serta populasi penduduk sekitar Jababeka yang terus bertambah setiap tahunnya. Selain itu, lokasi Monroe berdekatan dengan President University yang memiliki ribuan mahasiswa yang menjadikan potensi market sewa untuk apartemen di Jababeka. Rata-rata harga sewa apartemen di daerah Jababeka di atas Rp3 juta per bulan.

Lokasi yang strategis dan akses yang mudah menjadi daya tarik Monroe apartemen yang dikelilingi oleh berbagai macam fasilitas yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari para penghuninya, seperti Giant Supermarket dan Farmers Market. Kedepannya juga akan dibangun pusat perbelanjaan Living Plaza Jababeka, Mayfair dan Japanese Mall. Kemudahan akses juga dimiliki Monroe apartemen yaitu dengan kehadiran 3 akses jalan tol (Km 29, Km 31, dan Km 34,7) dan pembangunan elevated toll road Jakarta- Cikampek, serta rencana jalur MRT, LRT, dan kereta cepat menjadikan nilai tambah bagi Monroe apartemen.

BERITA TERKAIT

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Garap Proyek LRT - ADHI Terima Pembayaran III Rp 1,2 Triliun

NERACA Jakarta –Perusahaan kontruksi plat merah, PT Adhi Karya Tbk (ADHI) menerima realisasi pembayaran tahap III pengerjaan proyek Light Rail…

KPK Terima 94 Laporan Gratifikasi Terkait Idul Fitri 1440 H

KPK Terima 94 Laporan Gratifikasi Terkait Idul Fitri 1440 H NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 20 Mei…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…