BEI Kembali Jangkau Masyarakat Sulteng

Dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas lagi, terutama yang terdampak bencana alam gempa bumi pada 29 September 2018 yang lalu, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengaktifkan kembali Kantor Perwakilan (KP) BEI Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berlokasi di Kota Palu, Senin (22/4).

Kepala Divisi Pengembangan Pasar BEI, Dedy Priadi dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, pembukaan kembali operasional KP BEI Sulawesi Tengah ini juga bertujuan untuk mengenalkan dan mendekatkan pasar modal kepada pemerintah daerah, instansi, asosiasi profesi, dan masyarakat di Provinsi Sulawesi Tengah.

Dengan dibukanya KP BEI di Sulawesi Tengah tersebut, maka saat ini telah terdapat 30 Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Disampaikannya, melalui pembukaan kembali operasional KP BEI Sulawesi Tengah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berinvestasi dan peningkatan pemahaman masyarakat lebih luas untuk berinvestasi dengan baik dan benar di Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, kehadiran BEI di Kota Paludiharapkan dapat menjadi pusat informasi dan tempat konsultasi bagi perusahaan dan kalangan dunia usaha mengenai mekanisme pendanaan melalui Pasar Modal Indonesia atau Go Public.

Nantinya, setelah peresmian Kantor Perwakilan BEI Sulawesi Tengah akan terdapat 4 (empat) anggota bursa yang hadir kembali untuk membuka kantor cabangnya di Kota Palu. Keempat anggota bursa tersebut, yaitu PT Philip Sekuritas Indonesia, PT MNC Sekuritas, PT Kresna Sekuritas, dan PT Danareksa Sekuritas.

Sebagai informasi, kota Palu saat ini telah memiliki satu galeri investasi BEI yang berlokasi di Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako. Dengan demikian telah terdapat 417 Galeri Investasi BEI, yang merupakan kerja sama dengan kampus dan non-kampus, dengan rincian 397 galeri investasi BEI di kampus, 2 galeri investasi BEI di perusahaan tercatat, 7 galeri investasi BEI di pasar, dan 11 galeri investasi BEI lainnya yang bekerjasama dengan instansi, asosiasi, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pengelola kafe.

BERITA TERKAIT

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat

Pemkot Sukabumi Gelar Penyuluhan Produk Hukum Kepada Masyarakat NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi melalui bagian hukum lakukan penyuluhan…

Targetkan Jangkau 100 Ribu UMKM - DIVA Siapkan Belanja Modal Rp150 Miliar

NERACA Jakarta – Penetrasi pasar guna mendongkrak penjualan, PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) akan menjangkau lebih banyak lagi pelaku…

Mari Bersatu Kembali

Tidak bisa kita pungkiri bahwa sebelum digelarnya Pemilihan Umum 2019 kemarin begitu menyerap banyak tenaga dan pikiran. Dalam masa kampanye…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…